Prancis: Peluang Merger Renault dan Fiat Chrysler Belum Tertutup

Dani M Dahwilani ยท Selasa, 11 Juni 2019 - 17:41 WIB
Prancis: Peluang Merger Renault dan Fiat Chrysler Belum Tertutup

Pemerintah Prancis menyatakan peluang merger dua perusahaan otomotif Renault SA dan Fiat Chrysler Automobiles (FCA) NV belum tertutup. (Foto: Top Gear)

PARIS, iNews.id - Kabar yang menyebutkan peluang merger dua perusahaan otomotif Renault SA dan Fiat Chrysler Automobiles (FCA) NV batal dibantah pemerintah Prancis. Mereka berharap kesepakatan itu dapat dihidupkan kembali.

Hal tersebut disampaikan Menteri Transportasi Elisabeth Borne. "Saya pikir tidak ditutup," ucapnya, seperti dilansir Reuters mengutip BFM TV, Selasa (11/6/2019).

Komentar Borne senada dengan pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Prancis Bruno Le Maire, yang mengatakan, merger Renault-Fiat sebagai peluang bagus.

Sebelumnya Fiat dan Renault dilaporkan tengah mencari jalan keluar untuk mewujudkan rencana merger kedua perusahaan induk. Namun, langkah mereka masih harus mendapat persetujuan dari mitra aliansi Renault, Nissan Motor Co Ltd.

Menurut sumber, Nissan siap mendukung ikatan FCA-Renault dengan imbalan Renault bersedia mengurangi 43,4 persen sahamnya di perusahaan Jepang tersebut. Banyak yang pesimis kesepakatan yang kompleks dan penuh politik ini berhasil.

Di sisi lain, pemerintah Prancis menyatakan pihaknya bersedia mengurangi kepemilikannya di Renault dalam upaya mengkonsolidasikan kemitraan dengan Nissan. Langkah ini diputuskan tak lama setelah merger yang diusulkan antara FCA dan Renault dikabarkan gagal.

Menkeu Bruno Le Maire mengatakan, pemerintah bersedia mengurangi 15 persen sahamnya di Renault. “Kita dapat mengurangi kepemilikan negara di Renault. Ini bukan masalah, kami memiliki sektor otomotif yang lebih solid dan aliansi lebih solid antara dua produsen mobil besar, Nissan dan Renault,” ujar Le Maire.


Editor : Dani Dahwilani