Ratusan Ribu Mobil Volkswagen Terbengkalai di Gurun Pasir

Riyandy Aristyo · Selasa, 08 Mei 2018 - 17:46:00 WIB
Ratusan Ribu Mobil Volkswagen Terbengkalai di Gurun Pasir
Ratusan ribu mobil Volkswagen Group disimpan dan terparkir rapi di gurun pasir kawasan Victorville, California. (Foto: Dialy Mail)

CALIFORNIA, iNews.id - Produsen mobil asal Jerman, Volkswagen (VW) sempat berurusan dengan regulator terkait skandal emisi. Kasus tersebut terjadi pada September 2015, setelah Volkswagen mengakui hampir 600.000 mobil yang dijual di AS dilengkapi perangkat yang memanipulasi uji emisi.

Dilansir dari Daily Mail, Selasa (8/5/2018), akibat skandal ini Volkswagen harus menarik kembali ratusan ribu mobil tersebut dari tangan konsumen di AS.

Kabarnya untuk membeli kembali ratus ribu kendaraan tersebut, Volkswagen telah menghabiskan dana sebesar 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp350 triliun. Keputusan pembelian ini akan terus dilakukan VW hingga akhir 2019.

"Itu adalah penipuan mengerikan yang masuk ke bagian paling atas perusahaan," tulis Daily Mail mengutip tuduhan yang dibuat jaksa Amerika Serikat yang menyelidiki skandal kecurangan emisi di Volkswagen Group.

Volkswagen
Kini, ratusan ribu mobil tersebut disimpan dan terparkir rapi di gurun pasir kawasan Victorville, California. Lokasi gurun pasir tersebut dipilih sebagai satu dari beberapa lokasi besar seperti stadion sepak bola di Detroit, dan bekas pabrik kertas di Minnesota yang disewa Volkswagen untuk menyimpan mobil-mobil yang telah dibeli seharga USD13 ribu atau setara dengan Rp177 juta/unit.

"Kendaraan ini disimpan dan secara rutin dipelihara untuk memastikan operabilitas dan kualitas jangka panjang," kata juru bicara VW, Jeannine Ginivan.

Volkswagen hingga saat ini belum memutuskan mau diapakan ratusan mobil tersebut. Beberapa pilihan seperti melakukan perbaikan terhadap emisi lalu menjualnya lagi ke Amerika atau dilakukan ekspor untuk beberapa negara dengan kondisi seken. Namun hal tersebut masih menunggu regulator di Amerika Serikat.

Editor : Dani M Dahwilani