Selain karena Hand Sanitizer Beralkohol, Ini Penyebab Mobil Bisa Terbakar

Riyandy Aristyo ยท Sabtu, 23 Mei 2020 - 14:52 WIB
Selain karena Hand Sanitizer Beralkohol, Ini Penyebab Mobil Bisa Terbakar

Penyebab mobil terbakar (Foto : Greekcitytimes)

JAKARTA, iNews.id - Hand sanitizer menjadi salah satu perlengkapan yang wajib dimiliki setiap orang selama pandemi Covid-19. Kendati demikian, menyimpan hand sanitizer juga harus diperhatikan agar tak berisiko kebakaran.

Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana menyarankan, hand sanitizer sebaiknya jangan ditinggalkan di dalam mobil, apalagi saat cuaca panas, karena bisa menimbulkan kebakaran.

"Hand sanitizer sebagian besar terbuat dari cairan berbasis alkohol yang mudah terbakar. Terlebih jika mobil terpapar sinar matahari langsung," katanya saat dihubungi iNews.id baru-baru ini.

Sony menambahkan, selain hand sanitizer, sejumlah kebiasaan yang dapat menyebabkan kebakaran mobil antara lain meletakkan kain bekas mencuci mobil yang tertinggal di dalam mesin, memodifikasi sistem kelistrikan secara sembarangan dan kebocoran oli.

"Adanya kebocoran pada oli mesin bisa menjadi penyebab mobil terbakar. Tetesan oli mesin dapat terbakar bila mengenai bidang panas seperti pipa knalpot. Begitu juga kain bekas cuci mobil yang tertinggal di mesin dalam waktu lama," ujar Sony.

Tak hanya itu, menurut Sony, memarkir mobil dekat dengan sumber api misalnya tempat sampah yang terbakar. Bara api dari sisa pembakaran yang terbang dapat mengenai bagian mobil yang sensitif seperti kabel kelistrikan.

"Mesin yang masih panas juga berisiko terbakar jika terkena sampah plastik yang terbang terbawa angin. Maka itu, saat mobil terparkir pastikan dulu kondisi sekitar aman dari sumber panas," ujar Sony.

Editor : Vien Dimyati