Tanggapan Bos BMW terkait Pembelian Saham Mercedes-Benz

Riyandy Aristyo ยท Kamis, 09 Mei 2019 - 18:15 WIB
Tanggapan Bos BMW terkait Pembelian Saham Mercedes-Benz

BMW dan Mercy bermitra dalam bidang layanan mobilitas, pengadaan komponen dan pengembangan teknologi swakemudi sejak akhir 2018. (Foto: ExtremeTech)

MUNCHEN, iNews.id - Baru-baru ini, beredar kabar pabrikan mobil premium Jerman, BMW akan membeli saham pesaingnya di segmen mobil mewah, Mercedes-Benz (Daimler). Namun, hal tersebut ditepis Chief Executive BMW, Harald Krueger.

Dilansir dari Reuters, Kamis (9/5/2019), Krueger mengatakan, tidak berencana membeli saham induk perusahaan Mercedes-Benz, Daimler, meski kedua raksasa Jerman tersebut sedang berkolaborasi soal mobil swakemudi.

Menanggapi peluang BMW membeli saham Mercedes-Benz, Krueger hanya menjawab singkat. "Saya bisa mengesampingkan itu," katanya.

Seperti diketahui, BMW dan Mercy merupakan rival abadi. Keduanya menampilkan berbagai jenis mobil seperti sedan bisnis kelas premium, sedan sport, hingga kendaraan SUV dengan model yang terus berkembang setiap tahun.

Selama puluhan tahun, dua ikon mobil mewah itu bersaing dalam tren, model dan teknologi otomotif terkini di pasar global. Namun, semua bisa berubah menyusul langkah kedua perusahaan untuk bermitra.

Keduanya bermitra dalam bidang layanan mobilitas, pengadaan komponen dan pengembangan teknologi swakemudi sejak akhir 2018.

Persaingan keduanya berubah menjadi kemitraan demi menghemat biaya pengembangan kendaraan masa depan. Jika kesepakatan itu terjalin, BMW Seri 2 coupe dan Mercedes A-Class sedan bisa menggunakan platform yang sama.


Editor : Dani Dahwilani