Lintasi Jalan Basah, Ini Hal Penting yang Harus Anda Perhatikan

Riyandy Aristyo ยท Sabtu, 16 Maret 2019 - 07:27 WIB
Lintasi Jalan Basah, Ini Hal Penting yang Harus Anda Perhatikan

Disarankan saat melintasi jalan basah kecepatan kendaraan maksimal 30 hingga 40 km/jam, dan waspada dengan lubang di jalan. (Foto: Motorcycle Central)

JAKARTA, iNews.id - Di saat hujan, jalanan menjadi basah dan licin. Tak jarang pengendara motor mengalami kecelakaan karena tidak berharti-hati

Bagaimana berkendara yang aman di jalan basah? Safety and Defensive Driving Consultant Indonesia (SDCI), Doddy Setiadi YP memberikan beberapa tips mengendarai sepeda motor di saat kondisi jalanan licin.

"Pertama, jaga jarak minimal satu meter dari pengendara lain. Hal ini membantu saat Anda mengerem mendadak. Jalan yang licin dan rem mendadak bukan kombinasi yang baik," ujar Doddy saat dihubungi iNews.id, baru-baru ini.

Dia mengatakan, selanjutnya selalu menyalakan lampu utama. Meskipun sepeda motor keluaran terbaru lampu utama sudah otomatis menyala, tak ada salahnya memastikan kembali kondisi lampu apakah sudah redup atau mati.

"Selain membantu jarak pandang, lampu utama bisa memberikan tanda untuk pengendara lain agar bisa melihat keberadaan kita," katanya.

Jika ingin mendahului kendaraan di depan, pastikan kondisinya memungkinkan. Demikian pula saat berbelok, hindari posisi terlalu patah dan berbelok terlalu miring.

"Disarankan saat melintasi jalan basah kecepatan kendaraan maksimal 30 hingga 40 km/jam, dan waspada dengan lubang di jalan. Tak sedikit kasus kecelakaan karena memaksakan menerobos genangan air," kata Doddy.

Terakhir, lanjut dia, jangan pakai helm dengan visor terlalu gelap. Pakailah model yang bening. "Tapi jika hujan membuat jarak pandangmu sangat terbatas sebaiknya berhenti. Jangan memaksakan terus berkendara," ujarnya.


Editor : Dani Dahwilani