Alasan Daihatsu Tak Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 17 Mei 2020 - 10:35 WIB
Alasan Daihatsu Tak Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Setelah New Ayla, Daihatsu memutuskan tidak meluncurkan model mobil terbaru pada tahun ini akibat wabah corona. (Foto: Daihatsu)

JAKARTA, iNews.id - Wabah virus corona (Covid-19) telah menyebabkan industri otomotif terpukul. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam memutus rantai penyebaran virus corona membuat produsen otomotif mengubah rencana mereka.

Salah satunya Daihatsu. Mereka memutuskan untuk tidak meluncurkan model mobil terbaru pada tahun ini.

"Setelah New Ayla diluncurkan secara virtual, kami tidak akan meluncurkan mobil baru. Ini melihat kondisi pasar yang menurun akibat virus corona," ujar Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor(ADM) Amelia Tjandra dalam video conferense dengan media, baru-baru ini.

Daihatsu memandang kehadiran mobil baru pada kondisi saat ini kurang tepat. Mereka memilih memaksimalkan stok mobil yang sudah ada.

Apalagi selama PSBB pada Mei banyak dealer tutup dan pabrik berhenti operasi. "Saya rasa penjualan retail sales (dealer ke konsumen) pada Mei akan turun di atas 40 persen dari bulan sebelumnya, dan whole sales (pabrik ke delaer) malah lebih parah 0 unit. Ini karena selama Mei operasi pabrik dihentikan," katanya.

Dia menuturkan, pada Mei tidak ada suplai dari pabrik Daihatsu hanya menghabiskan sisa produksi pada April. Jika tidak ada demand pabrik tidak akan produksi untuk menjaga keseimbangan stok produk dengan penjualan.

"Jadi kami hanya menghabiskan stok kendaraan yang ada. Sementara permintaan kurang akibat daya beli masyarakat turun terkait situasi ekonomi dampak wabah corona," katanya.

Di samping itu, lanjut Amelia, approval untuk pembelian kendaraan melalui kredit saat ini tidak mudah, karena perusahaan pembiayaan memperketat persyaratan calon konsumen.

"Mereka tidak mau ambil risiko di tengah situasi ekonomi sekarang. Ini dapat dilihat dari tren konsumen yang membeli mobil cash meningkat di tengah volume penjualan yang turun," katanya.

Dia menyebutkan, sampai saat ini Daihatsu terus menerapkan peraturan pemerintah tentang PSBB dengan menghentikan produksi sementara di pabrik. Dalam pelayanan, outlet dan bengkel resmi di Jakarta dan wilayah yang menerapkan PSBB juga memberhentikan sementara operasionalnya. Pelanggan dapat tetap mengakses layanan Daihatsu via online dan aplikasi Astra Daihatsu Mobile.

Diketahui, Daihatsu mencatatkan penjualan retail sales pada Januari-April 2020 sebanyak 44.300 unit. Raihan ini turun sebesar 26,9 persen dari tahun sebelumnya 60.700 unit. Adapun pada April hanya mencetak penjualan 5.200 unit.

Sementara penjualan mobil nasional pada Januari-April 2020 hanya mencapai 243.600 unit, turun 28,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 340.600 unit. "Penjualan mobil nasional pada Mei secara keseluruhan akan lebih jeblok, kemungkinan hanya sekitar 15.000 unit," ujar Amelia.

Editor : Dani Dahwilani