Imbas Virus Corona, Genewa Motor Show Diprediksi Digelar 2022

Riyandy Aristyo ยท Senin, 29 Juni 2020 - 18:58 WIB
Imbas Virus Corona, Genewa Motor Show Diprediksi Digelar 2022

Genewa Motor Show diprediksi digelar 2022. (Foto: Motor1)

JENEWA, iNews.id - Sejatinya, Geneva Motor Show 2020 dilaksanakan pada Februari lalu. Tepat sehari sebelum pembukaan, pameran otomotif terbesar di dunia itu resmi dibatalkan karena wabah virus corona.

Dilansir dari Motor1, Senin (29/6/2020), hingga saat ini promotor Geneva Motor Show, Palexpo SA, masih belum memutuskan jadwal pasti gelaran otomotif tahunan ini kembali dilaksanakan.

Direktur Geneva Motor Show Sandro Mesquita mengatakan, pihaknya sengaja menahan pembukaan pameran untuk mencari solusi dari masalah yang akan terjadi setelahnya, yakni terancam likuidasi atau bangkrut dan dibubarkan.

"Jika kami tetap menggelar pameran, khawatir banyak pabrikan yang tidak ikut serta dan kami akan mengalami kerugian besar. Jika kami tidak menemukan solusi sampai September 2020, kami berisiko likuidasi dan kami harus menjual aset kami, khususnya merek dan saham Palexpo SA," kata Mesquita.

Mequita mengungkapkan, pihaknya menolak pinjaman 17,7 juta dolar Amerika Serikat dari pemerintah Jenewa untuk menutup kerugian karena tidak memiliki acara di 2020 dan harus mempersiapkan diri untuk 2021. Alasan penolakan lantaran pemerintah melibatkan pihak ketiga dalam persyaratan itu.

Selain 2020, menurut Mesquita, mengadakan acara Genewa Motor Show di 2021 juga cukup sulit. Namun, investor swasta atau kesepakatan dengan pemerintah Jenewa merupakan solusi potensial yang patut dipertimbangkan untuk keluar dari masalah ini.

Mesquita juga mengaku mendapat banyak dukungan untuk melanjutkan pameran pada 2022. "Peserta pameran mendorong kami untuk melaksanakan acara Geneva International Motor Show di edisi 2022," ujarnya.

Editor : Tuty Ocktaviany