Kredit Kendaraan Macet, Masa Toleransi Hanya 3 Bulan

Riyandy Aristyo ยท Minggu, 10 Februari 2019 - 07:17 WIB
Kredit Kendaraan Macet, Masa Toleransi Hanya 3 Bulan

Dalam masa toleransi tersebut, suku bunga tetap berjalan dan tetap ada penalti sekitar delapan persen per bulan.

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat Indonesia pada umumnya lebih menyukai sistem kredit dalam hal pembelian kendaraan baik mobil maupun motor. Namun, kadang masih terkendala dengan persoalan kredit macet.

Direktur Penjualan, Pelayanan, dan Distribusi Adira Finance, Niko Kurniawan mengatakan, jika terjadi gagal pembayaran cicil motor, Adira akan melakukan pengecekan terlebih dahulu dengan mengutamakan sifat kekeluargaan.

"Biasanya, kalau kami datangi sudah tidak ada, langsung kami cari. Tapi kalau ada costumer ada yang kesulitan, minta tolong ditunda, kami toleransi. Batasnya sampai 3 bulan, atau kita lihat situasi," ujar Niko di Thamrin, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Niko menuturkan, dalam masa toleransi tersebut suku bunga tetap berjalan dan tetap ada penalti sekitar delapan persen per bulan.

"Jika sudah dalam 3 bulan tidak ada niatan untuk membayar, maka sepeda motor akan ditarik. Motor akan masuk pelelangan. Kalau sudah masuk pelelangan, kami rugi karena harga sepeda motor turun," ujarnya.

Satu yang Niko himbau di balik persoalan kredit macet ini adalah reputasi. Pasalnya, Indonesia sudah menerapkan digitalisasi data yang bersifat terpusat.

"Sekarang sudah zaman e-KTP, sudah single ID. Kalau ada kredit macet akan terekam BI checking atau Kopindo, yang bank dan lembaga pembiayaan juga ada di dalamnya. Kalau sudah ter-record akan susah kalau mau kredit ke depan," katanya.


Editor : Dani Dahwilani