Kredit Mobil dengan Gaji Rp3 Jutaan, Begini Cara Hitungnya

Riyandy Aristyo ยท Minggu, 30 September 2018 - 20:16 WIB
Kredit Mobil dengan Gaji Rp3 Jutaan, Begini Cara Hitungnya

Ilustrasi. (Foto: iNews.id/Riyandy Aristyo)

TANGERANG, iNews.id – Memiliki kendaraan pribadi seperti mobil merupakan impian banyak orang. Bagi masyarakat perkotaan, kepemilikan mobil menandakan status sosial seseorang. Itu artinya, mobil biasanya hanya dimiliki oleh orang-orang kaya saja.

Namun, tak jarang keinginan untuk mempunyai mobil tetap tinggi oleh masyarakat perkotaan meski tak punya kocek besar. "Zaman sekarang, kalau tak punya mobil, jadi gengsi. Tapi, mau beli mobil pun, harganya mahal. Apalagi penghasilan kita minim dan banyak kebutuhan lain yang juga harus dipenuhi," kata Branch Manager BCA Finance Tangerang, Edy Wardana saat ditemui iNews.id dalam event Hot Deals Carnaval, di BSD City, Tangerang.

Lantas, bagaimana mewujudkan impian membeli mobil dengan penghasilan minim? Edy pun memberikan tipsnya. 

"Misal, pembelian mobil baru dengan penghasilan rata-rata Rp3 juta. Nah, cicilan harus di bawah 30 persen dari penghasilan yakni Rp900 ribuan. Tujuannya, konsumen masih memiliki sisa gaji untuk sebulan," kata Edy.

Kemudian, apakah ada mobil yang dapat dicicil dengan harga murah? Ada, mobil dari segmen LCGC yang rata-rata harganya Rp80 sampai Rp150 jutaan. Mereknya pun cukup beragam, seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Datsun Go+ Panca dan Go hatchback, Suzuki Karimun Wagon R, hingga Honda Brio Satya.

"Jika harga tunai mobil Rp98,4 juta, maka Anda harus menabung terlebih dahulu untuk membayar uang muka sebesar Rp30 juta," ujar Edy.

Dia mengungkapkan, saat ini sudah banyak lembaga pembiayaan atau bank yang menawarkan Down Payment (DP) rendah dengan cicilan maksimal sampai lima tahun. "Jika memilih DP rendah cicilan sampai lima tahun, lalu berapa cicilan per bulannya? Kita asumsikan bunganya 7 persen per tahun, maka angka cicilannya Rp1,5 jutaan per bulan selama lima tahun," kata Edy.

"Bagi orang dengan penghasilan Rp3 jutaan, angka tersebut masih bisa diperhitungkan untuk menjadi pertimbangan dalam mencicil kendaraan," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk