Masa Depan Mobil Listrik di Indonesia Cerah, Persaingan Tahun Depan Bakal Sengit

Muhamad Fadli Ramadan · Minggu, 27 November 2022 - 08:25:00 WIB
Masa Depan Mobil Listrik di Indonesia Cerah, Persaingan Tahun Depan Bakal Sengit
Pasar tumbuh pesat, persaingan mobil listrik di Indonesia diyakini akan semakin sengit pada 2023.  (Foto: Dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pasar otomotif nasional mencatatkan penjualan ritel sekitar 822.000 unit pada Januari-Oktober 2022. Angka ini naik sekitar 21 persen dibandingkan periode yang sama 2021, dengan penjualan sebanyak 677.000 unit.

Bagaimana dengan kendaraan listrik? Gabungan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Gaikindo) mencatat total 5.963 unit mobil listrik terjual dari delapan produsen otomotif di Indonesia. Mereka optimistis kendaraan listrik akan lebih bergairah di 2023.

Sejumlah produsen otomotif bahkan sudah ancang-ancang meluncurkan jajaran mobil listriknya pada tahun ini. Persaingan mobil listrik dipastikan akan semakin sengit di 2023 

Terbaru, Toyota merilis mobil listrik bertenaga baterai (BEV) pertamanya BZ4X. "Langkah ini sebagai komitmen kami menghadirkan kendaraan listrik dan mengurangi emisi karbon di Indonesia. Ke depan kami akan menghadirkan deretan kendaraan listrik sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia," ujar Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmy Suwandi.

Sementara itu, Hyundai yakin penjualan mobil listrik akan terus tumbuh seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen. Astrid A Wijana, Head of Marketing PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menuturkan pada 2020 permintaan mobil listrik sangat sedikit. Ini karena teknologi sangat baru dan harganya masih sangat tinggi.

“Saya yakin perkembangan mobil listrik akan jauh lebih pesat dibandingkan mobil hybrid. Kalau dilihat dari segi perkembangan segmennya, dibandingkan dari 2020, 2021, dan 2022, itu sudah pesat banget. Ini kita bicara cuma Hyundai ya, belum ngomongin pemain lain yang baru masuk di tahun ini,” kata Astrid.

Sepanjang periode Januari-Oktober 2022, Hyundai sudah menjual 1.485 unit mobil listrik terdiri atas Ioniq EV, Kona Elextric, dan Ioniq 5. Itu belum termasuk Genesis Electrified G80 yang merupakan bagian dari Hyundai Group.

“Pada 2020 pasar mobil listrik nggak jalan, mungkin cuma 20 unit yang terjual dan harganya pun lebih mahal. Hyundai di bulan November (2020) membawa masuk dua kendaraan, dengan hanya November dan Desember itu kami mendistribusikan retail itu hampir 200 unit mobil,” ujar Astrid.

Editor : Dani M Dahwilani

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda