Turun 13 Persen, Gaikindo Tak Akan Ubah Target Penjualan Mobil 1,1 Juta Unit

Dani M Dahwilani ยท Rabu, 15 Mei 2019 - 09:15 WIB
Turun 13 Persen, Gaikindo Tak Akan Ubah Target Penjualan Mobil 1,1 Juta Unit

Walau di awal tahun turun, Gaikindo tidak akan merevisi target penjualan mobil nasional 2019 sebanyak 1,1 juta unit. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengakui pasar otomotif nasional pada awal 2019 mengalami penurunan signifikan. Kendati demikian, mereka tidak akan merevisi target penjualan mobil di dalam negeri sebanyak 1,1 juta unit.

Seperti diketahui, Gaikindo mencatatkan penjualan kendaraan wholesales (dari pabrik ke dealer) sebanyak 253.863 unit dan retail sales (dari dealer ke konsumen) 259.291 unit pada kuartal pertama 2019. Artinya, penjualan mobil turun 13,1 persen secara wholesales dan retail sales 10,8 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengungkapkan, pihaknya sudah memprediksi kondisi ini. Di mana pada awal tahun akan terjadi penurunan penjualan sebagai efek dari agenda politik di Tanah Air.

"Karena ketidakpastian politik memasuki masa pemilihan presiden dan legislatif pasar menahan diri, sehingga penjualan dalam negeri mengalami penurunan," ujarnya di bilangan Senayan, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Dia menyatakan, meski pada kuartal pertama turun, Gaikindo tidak akan merevisi target penjualan kendaraan 1,1 juta unit pada 2019. Dia optimistis setelah pemilu, ekonomi akan kembali stabil dan tumbuh sehingga bisa mendorong penjualan kendaraan.

"Target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah sebesar 5,2 persen diharapkan dapat mendorong industri otomotif nasional," katanya.

Di samping itu, lanjut Yohannes, ada pameran otomotif GIIAS 2019 di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Banten, pada 18-28 Juli mendatang. Momen ini diharapkan bisa menggenjot penjualan mobil di dalam negeri.

"Ada pameran GIIAS 2019. Diharapkan agenda tahunan ini dapat menggenjot penjualan kendaraan nasional," ujarnya.

Kendati pasar dalam negeri turun, Yohannes mengungkapkan, ekspor kendaraan justru mengalami kenaikan pada kuartal pertama 2019. "Mudah-mudahan ekspor kita akan terus tumbuh sesuai dengan target tahun ini sebesar 20 persen," katanya.


Editor : Dani Dahwilani