Xpander Tak Tergoyahkan, Ini Daftar Penjualan Mobil MPV di IIMS 2019

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 12 Mei 2019 - 12:27 WIB
Xpander Tak Tergoyahkan, Ini Daftar Penjualan Mobil MPV di IIMS 2019

Surat pemesanan kendaraan (SPK) Xpander di IIMS 2019 mencapai 2.157 unit atau berkontribusi 69 persen dari total penjualan Mitsubishi. (Foto: Dok/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Dominasi Mitsubishi Xpander di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) tak tergoyahkan. Mobil keluarga yang dalam beberapa tahun terakhir menguasai MPV kelas 1.500 cc ini merajai penjualan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019.

Ini dibuktikan, surat pemesanan kendaraan (SPK) Xpander di IIMS 2019 mencapai 2.157 unit atau berkontribusi 69 persen dari total penjualan Mitsubishi. Di mana Mitsubihi sukses melampuai target penjualan perusahaan dengan membukukan SPK 3.104 unit.

Di posisi kedua ada Toyota Avanza. Mobil Sejuta Umat ini menjadi model kendaraan Toyota paling banyak dipesan di IIMS 2019. Di mana Avanza berkontribusi sekitar 30 persen dari total penjualan Toyota (3.872 unit) atau mencetak 1.106 unit SPK. Disusul medium MPV Kijang Innova 683 unit.

Di posisi ketiga ada Suzuki Ertiga. Mobil ini mencetak pemesanan sebanyak 620 unit atau berkontribusi 46 persen dari total penjualan Suzuki di IIMS 2019 sebanyak 1.350 unit.

Posisi berikutnya, ada dua MPV andalan Wuling Motors. Masing-masing Wuling Cortez membukukan penjualan 208 unit dan low MPV Confero 182 unit.

Sementara itu, Daihatsu yang mengalami penurunan penjualan 30 persen di IIMS 2019 (total 399 unit), hanya mampu menjual Xenia puluhan unit. Sementara Honda Prospect Motor (HPM) dan Nissan Motor Indonesia (NMI), masing-masing belum merilis SPK MPV andalannya, yakni Mobilio dan All New Livina.

Berikut Daftar Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) MPV di IIMS 2019:

1. Mitsubishi Xpander 2.157 Unit
2. Toyota Avanza 1.106 Unit
3. Kijang Innova 683 Unit
4. Suzuki Ertiga 620 Unit
5. Wuling Cortez 208 Uni
6. Wuling Almaz 182 Unit
7. Daihatsu Xenia Puluhan Unit
* Honda Mobilio dan Nissan Livina belum mengumumkan data SPK


Editor : Dani Dahwilani