Dipolisikan, Begini Nasib Pelaku Penghina Presiden Jokowi

iNews Siang ยท Jumat, 25 Mei 2018 - 15:45 WIB
Dipolisikan, Begini Nasib Pelaku Penghina Presiden Jokowi

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat tidak boleh menghina dan melakukan fitnah di media sosial terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pelaku bisa dijerat hukum.

Terbaru, seorang remaja menghina dan mengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi). Saat diperiksa, SS mengaku hanya bercanda dan ingin mengetes polisi. Beruntung, usai diperiksa pelaku tidak ditahan dengan alasan masih di bawah umur.

Kasus penghinaan presiden bukanlah pertama terjadi. Berbeda dengan SS, empat pelaku penghinaan presiden sebelumnya langsung ditahan polisi.

1. MFB

Remaja berusia 17 tahun ditangkap polisi pada Agustus 2017 setelah mengunggah tulisan bernada hinaan kepada Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. MFB divonis 18 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Medan.

2. Sri Rahayu

Dia ditangkap di Desa Cipendawa, Cianjur, Jawa Barat pada 5 Agustus 2017. Sri ditahan lantaran menghina Jokowi di akun Facebooknya. Sri Rahayu menjadi tersangka dan dijerat UU ITE.

3. Haidar

Haidar ditangkap di Daerah Pasuruan, Jawa Timur pada Oktober 2017. Pria berusia 22 tahun itu menjadi tersangka karena menghina Jokowi dan menudingnya sebagai komunis. Haidar ditahan usai diperiksa polisi.

4. Mustafa Kamal Nurullah

Mustafa ditangkap pada 23 Februari 2018 karena menghina Jokowi dengan menyebutnya sebagai keturunan PKI. Dia juga menghina Ibu Negara Iriana. Kin,i dia tengah menjalani penahanan dan proses hukum.

Video Editor: Khoirul Anfal


Editor : Dani Dahwilani