Penjualan Daihatsu pada Semester Pertama 2018 Naik 6,98 Persen

Riyandy Aristyo ยท Kamis, 12 Juli 2018 - 23:19 WIB
Penjualan Daihatsu pada Semester Pertama 2018 Naik 6,98 Persen

Daihatsu meraih penjualan 95.300 unit untuk retail sales dan 94.929 unit wholesales pada semester pertama 2018. (Foto: Dok/Daihatsu)

JAKARTA, iNews.id - Daihatsu meraih penjualan 95.300 unit untuk retail sales dan 94.929 unit wholesales pada semester pertama 2018. Angka ini naik tipis 6,98 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Kami bersyukur, Daihatsu melewati pertengahan 2018 dengan pencapaian positif. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan, yang tentunya akan semakin memotivasi kami menyediakan produk dan layanan purnajual terbaik bagi pelanggan," ujar Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra, dalam rilis yang diterima iNews.id, Kamis (12/7/2018).

Melihat data penjualan per model sepanjang Semester I 2018, penjualan Daihatsu tetap didominasi tiga volume maker Daihatsu, yaitu Daihatsu Sigra, Gran Max Pick Up (GM PU) dan Daihatsu Xenia. Di sisi lain, penjualan Daihatsu Terios baru naik signifikan dibandingkan periode sama tahun lalu.

Dari data retail sales, Sigra menjadi pilihan utama dengan perolehan 24.053 unit atau 25 persen, disusul Gran Max Pick Up (PU) sebanyak 19.213 unit (20 persen), dan Xenia 16.427 unit
(17 persen).

Selanjutnya, Terios mencapai 13.470 unit (14 persen), Ayla 12.047 unit (13 persen), serta Gran Max Mini Bus (MB) 7.377 unit (8 persen). Sementara untuk Luxio, Sirion, Hi-Max dan Copen, berkontribusi di angka 2.713 unit (3 persen).

Pada sisi wholesales, Sigra tetap berada di posisi puncak dengan raihan 24.338 unit atau 26 persen, disusul Gran Max Pick Up (PU) sebesar 19.902 unit (21 persen) dan ketiga adalah Xenia 15.164 unit (16 persen).

Selanjutnya, ada Daihatsu Ayla menyumbang 13.376 unit (14 persen), Daihatsu Terios 12.585 unit (13 persen), dan Gran Max (MB) 6.990 unit (7 persen). Sementara Daihatsu Luxio, Sirion, Hi-Max dan Copen berkontribusi sebesar 2.574 unit (3 persen).


Editor : Dani Dahwilani