Membedah Teknologi Hybrid Electric Drive dan Eco-Turbo Lexus

Dani M Dahwilani ยท Jumat, 10 Agustus 2018 - 15:01 WIB
Membedah Teknologi Hybrid Electric Drive dan Eco-Turbo Lexus

Secara umum, Lexus memiliki spesialisasi teknologi, yaitu Lexus Hybrid Electric Drive dan Lexus Eco-Turbo Engine. (Foto: Lexus for iNews.id)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Kesuksesan Lexus mengembangkan teknologi mesinhybrid dan turbo secara independen kian memperkokoh posisinya sebagai prestigious brand yang mengedepankan teknologi terdepan penunjang berkendara. Mobil-mobil premium Lexus tidak saja disuguhkan dengan beragam kemewahan, kenyamanan, namun dari segi teknologi yang disajikan teruji pintar, efisien, ramah lingkungan, dan yang tidak kalah penting memiliki performa tinggi dan dapat diandalkan.

Secara umum, Lexus memiliki spesialisasi teknologi, yaitu Lexus Hybrid Electric Drive dan Lexus Eco-Turbo Engine. Kedua teknologi ini telah diimplementasikan Lexus di berbagai produknya, sesuai dengan kebutuhan, fungsi dan karakter mobil.

Dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, Lexus memamerkan keunggulan teknologi Hybrid Electric Drive terbaru yang pintar, melalui The Entirely-New Lexus ES 300h dengan mesin generasi empat dilengkapi “high thermal efficiency” membuat proses pembakaran di mesin menjadi lebih efektif dan efisien. Proses ini kemudian menghasilkan semburan performa tinggi namun tetap ramah bahan bakar.

Pengisian baterai dapat berlangsung secara otomatis. Contohnya, mobil Lexus mampu mengisi daya ketika pengguna menginjak pedal rem atau dalam kondisi engine brake pada saat jalanan menurun. Hal ini terjadi karena Lexus menerapkan sistem magnetic pada rem dan engine brake-nya. Magnet-magnet inilah yang mampu menghasilkan tenaga untuk mesin mobil Lexus Hybrid Electric Drive.

Pengembangan teknologi dalam mesin tersebut, menghasilkan sistem pembakaran yang sangat efisien dengan emisi gas buang yang sangat rendah. Teknologi Hybrid Electric Drive yang pintar ini juga memudahkan pelanggan untuk tidak mengkhawatirkan perawatannya.

Penyempurnaan Turbo

Kesuksesan lain ditandai ketika Lexus meluncurkanNew Generation of Lexus Flagship LS500 setahun yang lalu. Keunggulan LS500, salah satunya karena menggunakan mesin 3,5l twin turbo yang tidak memiliki turbo lag, yaitu saat pengemudi menginjak pedal gas, maka mesin akan langsung merespon tanpa adanya jeda waktu sedikit pun. Sistem turbo Lexus inilah yang cukup membedakan dengan mesin-mesin turbo pada umumnya.

General Manager Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja mengatakan, mesin turbo yang disematkan untuk sedan flagship LS 500 diproduksi dan dikembangkan Lexus secara mandiri. Teknologi yang dimiliki Lexus tersebut tidak hanya menjawab tantangan masa kini, sekaligus sebagai langkah antisipasi menjawab tantangan kebutuhan masa depan melalui prinsip performance into passion, function into emotion, dan technology into imagination.

Tidak heran jika pasar mobil mewah di Indonesia telah menerima Lexus sebagai brand yang menjunjung nilai “sophisticated luxury”.

“Keberhasilan Lexus mengembangkan teknologi Mesin Turbo tanpa turbo lag mampu mengubah paradigma orang mengenai hal yang sebelumnya dianggap impossible menjadi possible,” kata Adrian di GIIAS 2018.

Seluruh mobil Lexus memiliki hasil uji emisi minimal Euro 4 (standar pemerintah Indonesia), bahkan di beberapa mobilnya, Lexus memiliki hasil uji emisi Euro 5 dan Euro 6. Jika peraturan pemerintah mengenai pembebanan pajak berdasarkan jumlah hasil uji emisi telah diterapkan, maka pengguna Lexus tidak perlu khawatir, karena mobil Lexus seluruhnya sudah ramah lingkungan dengan kadar emisi jauh di bawah ambang batas diterapkan.

Adrian mengatakan, Lexus ingin teknologi yang diciptakannya bisa menginspirasi dunia otomotif secara global. Jika jajaran mobil luxury lain menghadirkan mobil diesel, Lexus menghadirkan teknologi Hybrid Electric Drive yang pintar, ramah lingkungan dan reliable.

Begitu juga ketika merek mobil lainnya di dunia menggunakan turbo engine, namun Lexus tidak mau mengikuti tren tersebut. Sebab, Lexus mengerti bahwa mesin turbo memiliki kelemahan, yakni gejalaturbo lag. Lexus ingin mengubah tatanan tersebut, dengan mengembangkan dan memproduksi mesinturbo secara in-house sehingga saat ini dapat memiliki performa tinggi, efisien dan reliable.

“Kita ingin menciptakan mobil dengan performa tinggi, adrenalinnya terasa, sekaligus teknologi yang sempurna. Lexus hanya akan menghadirkan teknologi turbo yang sempurna, yaitu, mesin turbo tanpa adanya turbo lag. Meski Lexus harus mengeluarkan investasi besar untuk merealisasikan in house productionmesin turbo engine yang sempurna seperti yang di impikan pelanggan, kami tetap melakukannya. Ternyata customer menerimanya dengan sangat baik serta menghargainya, karena Lexus Enthusiast menghargai craftsmanship. Itulah filosofi yang dibangun Lexus,” ujar Adrian.

Atas keunggulan teknologi tersebut, Lexus mampu menghadirkan mobil yang memiliki daya tahan tinggi, handal, serta memiliki built quality yang tinggi. Hal ini juga yang membuat Lexus percaya diri menawarkan service mobil gratis selama 5 tahun tanpa batasan kilometer.


Editor : Dani Dahwilani