Pemain Baru, Ini Strategi DFSK Jualan Mobil di Surabaya

Anton Suhartono ยท Sabtu, 15 September 2018 - 14:11 WIB
Pemain Baru, Ini Strategi DFSK Jualan Mobil di Surabaya

DFSK optimistis dengan penjualan Glory 580 di Surabaya. (Foto: iNews.id/Anton Suhartono)

SURABAYA, iNews.id - Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek (APM) mobil DFSK, merupakan pemain baru di bisnis otomotif nasional. DFSK harus bersaing dengan merek-merek Jepang yang lebih dulu eksis dan punya konsumen loyal.

Tantangan beratnya adalah DFSK bermain di segmen pasar cukup besar, yakni pikap ringan dengan produk Super Cab, serta SUV 7-seater melalui Glory 580.

Hal itu tentunya sudah dipertimbangkan DFSK dengan menyiapkan sejumlah formula dengan harapan produk mereka dilirik konsumen, termasuk di Surabaya.

"Kami akan pendekatan ke customer fleet dan komunitas. Kami akan menawarkan mobil yang beda dengan kendaraan lain," kata Anang Eka Mulya, Brand Manager Manang Sejahtera Abadi, pemilik dealer DFSK di Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat 14 September 2018.

Hal lain yang menjadi andalan DFSK, kata dia, program garansi tujuh tahun yang bisa membuat nilai jual kembali mobilnya, terutama SUV Glory 580, tetap bagus.

Menurut Anang, usia kepemilikan mobil umumnya tiga sampai empat tahun, paling lama lima tahun. Saat konsumen menjual kembali mobilnya, maka garansinya masih ada. Itu menjadi keuntungan karena harga nilai jual kembali mobil relatif tinggi.

"Ibarat kalau handphone, orang pakai handphone lalu dijual, pada saat handphone dijualnya, itu masih punya garansi. Tentunya orang yang beli akan lebih senang dan nilai jualnya akan bagus. Sama seperti mobil DFSK, pada saat dijual, mobil ini masih ada garansinya. Sehingga orang yang membeli akan lebih senang karena mobil yang dibelinya, meskipun sudah umur lima tahun masih digaransi," kata Anang.

Regional Sales Manager DFSK Area Jawa Timur (Jatim) Stern Hecransa menambahkan, Jatim merupakan market otomotif terbesar kedua di Indonesia setelah Jabodetabek. Bicara tentang Jatim, maka Surabaya merupakan pasar terbesarnya.

"Jatim itu market terbesar kedua dengan konsentrasi terbesar di Surabaya. Surabaya ini sedikit unik, kalau bicara segmentasi, kalau kita breakdown ambil contoh pick up low, mobil ini hanya mengambil porsi enam persen dari total market Surabaya, all segment," ujarnya.

Untuk SUV, lanjut dia, Glory 580 juga berada di segmen pasar yang cukup besar, yakni sekitar 18,5 persen dari total market di Surabaya.

"Kalau kita bicara SUV medium terhadap total market di Surabaya, itu kurang lebih 12,5 persen. Kemudian SUV high enam persen. Jadi kalau kita bicara SUV, maka menjadi 18,5 persen. Artinya, produk untuk kami, Glory 580, kami sangat optimistis bisa melakukan penetrasi pasar di Surabaya, khususnya," tutur dia.

Secara keseluruhan, Sokonindo berharap tahun ini akan berdiri enam sampai sembilan dealer. Untuk saat ini sudah ada tiga dealer, yakni dua di Surabaya, satu di Sidoarjo, dan segera menyusul di Kota Malang, Kediri, dan Jember.

Meskipun belum memberikan target penjualan yang spesifik, Sokonindo berharap pasar Jatim bisa menyumbang penjualan 1.000 unit untuk tahun ini, dengan Glory 580 sebagai andalannya.


Editor : Tuty Ocktaviany