Kucurkan Rp5,4 Triliun, Korea Bangun Pabrik Mobil Listrik di China

Riyandy Aristyo ยท Selasa, 09 Oktober 2018 - 23:15 WIB
Kucurkan Rp5,4 Triliun, Korea Bangun Pabrik Mobil Listrik di China

SK Innovation menginvestasikan modal sebesar 354 juta dolar AS atau sekitar Rp5,4 triliun untuk membangun pabrik mobil listrik di China. (Foto: Business Korea)

SEOUL, iNews.id - Perusahaan Korea Selatan (Korsel), SK Innovation menginvestasikan modal sebesar 354 juta dolar AS atau sekitar Rp5,4 triliun untuk membangun pabrik mobil listrik di China. Hal ini dilakukan untuk mengikuti langkah beberapa pabrikan Eropa yang menyasar China sebagai lokasi produksi baterai mobil listrik.

Dikutip dari Reuters, Selasa (9/10/2018), langkah tersebut sebagai bagian dari upaya mereka untuk masuk dalam pasar mobil listrik terbesar di dunia. SK Innovation akan memproduksi bagian-bagian kunci dari baterai mobil listrik di China.

Nantinya, pabrik tersebut hanya membuat komponen pemisah dan lapisan keramik pada baterai lithium ion. Pembuatan itu akan dimulai pada awal 2019 di Changzhou dan proses produksinya dilakukan pada paruh kedua 2020.

"Keputusan itu untuk mengimbangi peningkatan kapasitas pembuat baterai mobil listrik global di China dan Eropa, serta untuk memenuhi permintaan klien akan pasokan yang stabil," kata SK Innovation, dalam pernyataannya.

Pengumuman itu muncul seminggu setelah SK Innovation yang dimiliki konglomerat nomor tiga Korea Selatan sedang mempertimbangkan membangun pabrik baterai kendaraan listrik di Amerika Serikat (AS).

Pada Agustus lalu, perusahaan mengatakan berencana membangun pabrik baterai kendaraan listrik di China pada 2019, di bawah usaha patungan bersama BAIC Motor dan Beijing Electronics, yang juga sedang membangun pabrik di Hungaria untuk pasar Eropa.


Editor : Dani Dahwilani