Sama-Sama Ban Tubeless, Ini Perbedaan Ban Bias dan Radial

Riyandy Aristyo ยท Sabtu, 13 Oktober 2018 - 07:09 WIB
Sama-Sama Ban Tubeless, Ini Perbedaan Ban Bias dan Radial

Ban bias dibuat dengan susunan dua benang atau lebih yang ditenun dengan pola zig-zag, sementara ban radial dibentuk dari lapisan serat yang menyilang. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Bicara soal ban, masyarakat lebih sering mendengar istilah ban konvensional dan tubeless. Ternyata selain kedua istilah tersebut, ada juga yang memakai kata ban bias dan radial.

Marketing Director Michelin Indonesia, Putu Yudha mengatakan, ban bias dan radial adalah dua jenis ban tubeless. Kendaraan-kendaraan terbaru saat ini telah menggunakan ban tubless.

"Ban bias lebih sering untuk dipakai harian. Nah, yang jadi ban standar saat ini umumnya tipe ban bias. Struktur ban bias terbuat dari banyak lembar cord sebagai rangka atau frame ban itu sendiri," ujar Putu, saat dihubungi iNews.id.

Ban Tubeles
Putu menjelaskan ban bias dibuat dengan susunan dua benang atau lebih yang ditenun dengan pola zig-zag membentuk sudut 40-65 derajat terhadap keliling lingkaran ban. "Jika kebetulan Anda melihat ban yang dijual di toko-toko, mayoritas adalah tipe ban bias," katanya.

Baca: Cara Merawat Ban Tubeles Agar Tidak Cepat Gundul

Sementara ban radial dibentuk dari lapisan serat yang menyilang pada lingkaran ban. Sabuk ban radial terbuat dari baja dengan tapak lebih kaku dan lebih tahan terhadap guncangan serta tidak akan cepat aus saat digunakan.

Ban
"Ban radial biasanya lebih kaku, tapi lebih tahan terhadap guncangan. Selain itu, daya cengkramnya (traksi), lebih baik dibanding ban bias, terutama saat menikung," ujarnya.

Baca: Sering Bocor, Perhatikan Jarak dan Batas Maksimal Menambal Ban

Keunggulan ban radial, sebanding dengan harga. Di pasaran, ban radial dijual dengan harga lebih tinggi dibandingkan dengan ban bias, bahkan dua kali lipat.

Baca: Cara Sederhana Mengetahui Usia Ban Kendaraan


Editor : Dani Dahwilani