Didesak Segera Mundur dari Jabatan Ketum PSSI, Ini Kata Edy Rahmayadi

Reynaldi Hermawan ยท Selasa, 27 November 2018 - 20:25 WIB
Didesak Segera Mundur dari Jabatan Ketum PSSI, Ini Kata Edy Rahmayadi

Edy Rahmayadi (Foto: Dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi angkat bicara mengenai desakan mundur yang disuarakan para suporter sepak bola di Tanah Air. Menanggapi hal itu, Edy berlapang dada. 
 
Berbagai desakan tersebut muncul di media sosial dengan tanda #EdyOut. Tak hanya itu, suporter Indonesia juga meneriakkan nyanyian “Edy Out” di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ketika Tim Garuda berlaga di Piala AFF 2018. Pada ajang tersebut, skuat asuhan Bima Sakti itu tersingkir di fase grup. 
 
Pemuja sepak bola Indonesia menilai Edy sudah tidak maksimal menangani PSSI karena di sisi lain juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara. Namun, pria Aceh itu memaklumi sikap suporter Tim Garuda yang menurutnya kecewa karena kegagalan di Piala AFF. 
 
“Saya menerima semua itu. Saya pikir masyarakat Indonesia saat ini kecewa dengan prestasi timnasnya. Tapi saya terima semuanya,” kata Edy dalam sebuah wawancara dengan salah satu stasiun televisi Indonesia. 
 
Pria 57 tahun itu juga menambahkan, kalau memberhentikan ketum PSSI dari jabatannya tidak mudah dan harus ada proses yang dilalui. Sebab, semua hal yang bersangkutan dengan PSSI melibatkan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). 
 
“Saya pikir jika menyuruh saya mundur itu memerlukan proses panjang. Karena PSSI di bawah FIFA, semuanya harus mengikuti peraturan yang terdapat dalam statuta. Saya bisa diberhentikan jika berhalangan menjabat dalam waktu yang tetap,” tutur Edy. 
 
“Selain itu, saya juga bisa dilepas dari jabatan ini karena melakukan kegiatan-kegiatan yang melanggar hukum atau para voters (terdiri dari pemilik klub Liga 1) sebanyak 2/3 yang menginginkannya,” ujarnya.


Editor : Abdul Haris