Puasa Ramadan Menumbuhkan Rasa Syukur

Kastolani ยท Kamis, 16 Mei 2019 - 03:24 WIB
Puasa Ramadan Menumbuhkan Rasa Syukur

Cendekiawan Muslim Yudi Latif mengisi ceramah dalam Silaturahim dan Buka Puasa Bersama Djarum dengan Media di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. (Foto: iNews.id/Kastolani)

JAKARTA, iNews.id - Ramadan merupakan bulan yang paling ditunggu umat Islam. Di bulan suci yang penuh keberkahan dan pahala itu, umat Islam diuji kesabaran menahan semua hawa nafsu.

Tak hanya itu, puasa Ramadan juga menjadi ajang bagi umat untuk berlaku jujur dan membangun rasa syukur atas semua nikmat yang diberikan Allah.

Cendekiawan Muslim, Yudi Latief mengatakan, puasa Ramadan melatih manusia khususnya umat Islam untuk bersyukur atas semua yang telah diberikan Allah. Sebab, dengan bersyukur akan mendapat ketenangan hati dan achievement dari yang Mahakuasa.

“Kita harus terus bersyukur baik di kala mendapat kesenangan maupun kesusahan. Tapi, pada umumnya manusia hanya bersyukur hanya di kala mendapat kenikmatan atau kebahagiaan,” kata Yudi Latief dalam tausiahnya dalam Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Djarum dengan Media di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Menurut Yudi Latif, orang yang pandai mensyukuri nikmat Tuhan akan senantiasa menambahkan nikmat yang diberikan, namun bila kita mengingkari nikmat yang Allah berikan maka sesungguhnya azab Allah sangat pedih.

Seperti firman Allah SWT. “Sesungguhnya barang siapa yang bersyukur, maka akan Kutambah nikmatmu, dan barang siapa yang mengingkarinya, maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih.”(Q.S. Ibrahim:7)

Karena itu, kata Yudi Latief, puasa Ramdan yang diwajibkan Allah atas umat Islam tidak hanya untuk membentuk manusia yang beriman dan bertakwa, namun juga menanamkan sikap bersyukur atas semua karunia yang telah diberikan.

“Puasa ini ibarat cawan. Kita kosongkan semua sifat yang tercela dan kita isi dengan sifat-sifat yang baik. Kita perbanyak rasa syukur kepada Allah,” katanya.


 


Editor : Kastolani Marzuki