Terlalu Sering Tidur saat Libur Lebaran, Ini Efeknya pada Kesehatan

Siska Permata Sari ยท Sabtu, 08 Juni 2019 - 06:00 WIB
Terlalu Sering Tidur saat Libur Lebaran, Ini Efeknya pada Kesehatan

Tidur menjadi aktivitas favorit saat libur. (Foto: Simplemost)

JAKARTA, iNews.id - Tidur nyenyak memang sangat penting untuk kesehatan, apalagi waktu libur panjang tiba. Tidur menjadi hal yang menjadi favorit. Dari sisi kesehatan, tidur yang cukup selama delapan jam dapat mencegah beberapa masalah kesehatan.

Namun jika tidur berlebihan juga telah dikaitkan dengan sejumlah masalah medis. Efeknya terhadap tubuh juga tidak baik karena bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. Apa saja? Simak informasinya seperti dirangkum iNews.id dari berbagai sumber.

Berat Badan Naik

Terlalu banyak tidur memiliki dampak kuat pada bagaimana tubuh Anda menyimpan lemak dan kemampuannya untuk menghilangkannya. Sebuah studi menunjukkan, betapa kuatnya efek terlalu banyak tidur pada kenaikan berat badan. Selama periode enam tahun, mereka yang tidur 10 jam lebih per malam memiliki peluang 21 persen lebih besar untuk menjadi gemuk daripada mereka yang tidur tujuh sampai delapan jam.

Migrain

Tidur terlalu banyak dapat memicu sakit kepala dan migrain. Fenomena ini dikenal sebagai "sakit kepala akhir pekan," karena ini diyakini disebabkan oleh gangguan pada kadar neurotransmiter utama, seperti serotonin. Tidur siang yang sangat lama di siang hari, sehingga sulit untuk tidur nyenyak juga dikaitkan dengan sakit kepala di pagi hari.

Nyeri Punggung

Jika menderita sakit punggung, tidur terlalu lama dapat memperburuk gejala Anda. Berbaring dalam waktu yang lama, terutama dalam posisi yang tidak ideal, menyebabkan kekakuan otot, dan meningkatkan rasa sakit di area punggung.

Circadian Rhythm Disorder

Circadian Rhythm Disorders terjadi ketika jam internal Anda tidak sinkron dengan jadwal siang-malam alami. Gangguan ini menyebabkan sulit tidur dan mengantuk berlebihan di siang hari. Oversleeping dapat menyebabkan pengembangan Circadian Rhythm Disorders dengan memengaruhi eksposur Anda terhadap cahaya, isyarat terpenting yang digunakan jam tubuh Anda untuk menentukan jadwal tidur-bangun Anda.

Kelelahan

Periode yang lebih lama dihabiskan di tempat tidur dikaitkan dengan lebih sering terbangun dan artinya kurang tidur nyenyak. Pada gilirannya, kelelahan siang hari memiliki konsekuensi negatif pada semua aspek kehidupan Anda. Selain mengurangi suasana hati, bisa mengganggu kemampuan kognitif Anda, bahkan meningkatkan risiko mengalami kecelakaan.


Editor : Tuty Ocktaviany