Bersiap Lakoni Malaysia Masters, Anthony Ginting Fokus Latihan Fisik

Reynaldi Hermawan ยท Minggu, 13 Januari 2019 - 22:53 WIB
Bersiap Lakoni Malaysia Masters, Anthony Ginting Fokus Latihan Fisik

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: STR/AFP)

JAKARTA, iNews.id – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting tengah fokus mengasah fisik jelang Malaysia Masters 2019 yang akan berlangsung di Stadium Axiata, Kuala Lumpur Sport City, 15 hingga 20 Januari mendatang.

Saat ini, atlet Cimahi itu sudah melupakan kenangan pahit di akhir 2018. Desember lalu, Anthony tersingkir prematur usai finis di dasar klasemen Grup A BWF World Tour Guangzhou. Dia kalah bersaing dengan wakil tuan rumah Shi Yuqi, Atlet Korea Selatan (Korsel) Son Wan-Ho dan Chou Thien-chen (Taiwan).

Namun, dia sudah melupakannya dan menjadikan kegagalan tersebut sebagai pelecut semangat. Anthony kini fokus menyambut turnamen perdana yang sudah berada di depan mata. Ditambah lagi, dia ingin menebus kekalahannya tahun lalu di Malaysia Masters setelah tersingkir di perempat final akibat kalah dari Hans Kristian Solberg Vittinghus (Denmark).

“Persiapannya lebih banyak ke fisik. Karena kemarin habis liburan walau tetap latihan, tapi kan nggak full seperti program Pelatnas. Saya saat ini siap mengawali tahun 2019 dan beraharap mendapat banyak trofi,” kata Anthony dikutip laman resmi PBSI.

Pada ajang tersebut, atlet 22 tahun itu akan berhadapan dengan Khosit Phetpradab (Thailand) di babak pertama. Tantangan berat kemungkinan akan dihadapi Anthony pada babak perempat final. Jika mampu lolos ke fase itu, dia berpeluang jumpa unggulan tiga, Chen Long (China). Sadar dengan kondisi tersebut, juara China Terbuka 2018 itu tak ingin pasang target tinggi.

“Targetnya di Malaysia pasti ingin yang terbaik. Saya ingin ke delapan besar dan semifinal. Tapi undiannya juga tidak mudah. Jadi saya tidak mau fokus target capaian dulu. Saya hanya ingin melakukan yang terbaik di setiap pertandingannya. Tidak ada lawan yang bisa dipandang sebelah mata,” ujarnya.


Editor : Haryo Jati Waseso