Chris John Ingin Bangkitkan Dunia Tinju Indonesia

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Jumat, 15 Maret 2019 - 22:32 WIB
Chris John Ingin Bangkitkan Dunia Tinju Indonesia

Chris John. (Foto: iNews.id/Fitradian Dhimas)

JAKARTA, iNews.id - Mantan petinju Indonesia Chris John bertekad untuk menghidupkan kembali kepopuleran olahraga tinju Tanah Air. Dia yakin bisa menemukan bibit petinju muda yang bisa menjadi juara dunia di masa mendatang.

Berbicara di Hotel Grand Sahid Jaya, Jumat (15/3/2019), Chris mengaku miris dengan kondisi cabang olahraga tinju di Indonesia. Minimnya regenerasi dianggap penyebab makin jarangnya atlet tinju di Indonesia.

“Kondisi pertinjuan kita saat ini mati suri, baik profesional dan amatir. Banyak petinggi yang sudah mengeluh jarang ada pertandingan. Itu tugas buat saya untuk menghidupkan masa depan pertinjuan di Indonesia,” kata Chris John.

Keinginan pria berusia 39 tahun itu untuk membangkitkan kembali tinju di Indonesia pun mendapat dukungan dari mantan pelatihnya Craig Christian. Chris John mengaku ketika memutuskan pensiun, 2013 silam, Christian berpesan untuk membantu petinju muda agar regenerasi di Indonesia tetap berjalan.

“Saya memang diberi pesan oleh mantan pelatih Craig Christian. Dia orang Australia, tetapi sangat peduli dengan kondisi pertinjuan kita. Saya pensiun, tetapi sebaiknya tetap memikirkan dan peduli tentang nasib para petinju di Indonesia,” ujarnya.

Melihat kondisi ini, pada 17 April 2017 yang lalu, Chris John mendirikan sebuah yayasan yang bernama Chris John Foundation (CJF) yang bertujuan mencari, mendidik, membina dan melahirkan juara-juara dunia baru di bidang olahraga tinju.

Chris John optimistis tinju bisa kembali digemari. Dia merasa Indonesia memiliki potensi terpendam untuk menjadi juara dunia. Petinju yang semasa aktif dijuluki The Dragon itu pun berharap petinju Indonesia bisa kembali menjadi kampiun.

“Harapan saya tentunya tinju bisa bangkit lagi dan bisa memiliki juara-juara dunia untuk bisa membanggakan nama Indonesia. Kenapa saya yakin tinju potensinya sangat baik sekali, karena kita tahu dari jaman Elly Pical sampai era saya dan Daud Yordan, kita punya tujuh juara dunia, dan itu bukan jumlah yang sedikit,” tutur Chris John.


Editor : Haryo Jati Waseso