Dikalahkan Kento Momota, Anthony Ginting Runner Up BWF World Tour Finals 2019

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Minggu, 15 Desember 2019 - 14:42:00 WIB
Dikalahkan Kento Momota, Anthony Ginting Runner Up BWF World Tour Finals 2019
Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: PBSI)

GUANGZHOU, iNews.id - Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting gagal menjadi juara BWF World Tour Finals 2019. Dia dikalahkan wakil Jepang Kento Momota lewat rubber game 21-17, 17-21 dan 14-21 pada babak final di Tianhe Gymnasium, Minggu (15/12/2019).

Anthony mampu memulai game pertama dengan baik dan sempat unggul dengan skor 3-1. Namun, beberapa kesalahan dibuat oleh pemain asal Cimahi itu membuat Momota bisa menyamakan skor menjadi 5-5.

Kedua terus pemain bersaing ketat, namun smash keras Anthony membuatnya unggul 11-9 ketika interval. Namun, beberapa kali dia membuat bola keluar, sehingga kedudukan kembali imbang 17-17.

Meski begitu, Anthony bisa melepaskan diri dari tekanan dan kembalu memimpin dengan skor 20-17 ketika game point. Keadaan itu membuat Momota mulai tertekan, sehingga pukulannya keluar dan memberikan game pertama kepada Anthony.

Pada awal game kedua, Anthony dan Momota bersaing ketat sehingga skor sempat imbang menjadi 2-2. Namun, Momota bisa membuat Anthony mati langkah dan unggul  8-4.

Namun, Anthony tak menyerah begitu saja dan memaksa skor kembali imbang 9-9. Keadaan itu membuat Momota tertekan dan membuat pukulannya menghantam net, sehingga Anthony berbalik unggul 11-9 ketika interval.

Sayang, Anthony kesulitan menjaga konsentrasinya, sehingga bola pukulannya beberpa kali keluar lapangan. Akibatnya, angka pun kembali sama kuat 15-15.

Dia kemudian kehilangan poin di saat-saat kritis, sehingga Momota kembali unggul  19-15. Kesalahan Anthony dalam mengantisipasi pukulan Momota pun membuatnya menyerah pada game kedua.

Persaingan yang sengit kembali terjadi di awal game ketiga. Mereka berdua saling jual beli serangan, sehingga skor sempat imbang menjadi 5-5. Namun, beberapa pukulan Anthony tak bisa dihalau Momota, yang unggul dengan skor 9-5.

Tertinggal, Momota terus berusaha mencari celah. Namun, pukulannya justru membuat bola keluar, dan memberikan Anthony keunggulan 11-5 ketika interval.

Walau unggul, Anthony tampak mulai kelelahan. Pukulannya mulai tak beraturan dan kerap keluar lapangan, sehingga angka kembali imbang menjadi 13-13. Momota pun memaksimalkan hal itu untuk memimpin 17-14.

Kondisi fisik yang memburuk memaksa Anthony harus menepi ke sisi lapangan untuk menerima perawatan pada kaki kanannya. Ketika pertandingan dilanjutkan, Anthony pun tak bisa berbuat banyak dan harus mengakui keunggulan sang lawan.

Editor : Haryo Jati Waseso