MotoGP

Fabio Quartararo Belum Puas meski Tercepat pada Uji Coba Pramusim

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Senin, 10 Februari 2020 - 15:16 WIB
Fabio Quartararo Belum Puas meski Tercepat pada Uji Coba Pramusim

Pembalap tim MotoGP Petronas Yamaha Fabio Quartararo menggeber motornya pada tes pramusim di Sirkuit Sepang Malaysia, Minggu (9/2/2020). (Foto: Moto1pro)

KUALA LUMPUR, iNews.id – Pembalap tim MotoGP Petronas Yamaha Fabio Quartararo merajai tes pramusim di Sirkuit Sepang Malaysia, Minggu (9/2/2020). Meski begitu, dia mengaku tak sepenuhnya puas.

Setelah menjalani uji coba selama tiga hari, Quartararo jadi yang tercepat dengan torehan waktu 1 menit 58,349 detik. Tetapi, dia merasa kecepatan itu belum tentu bisa digunakan ketika balapan, apalagi rider asalm Prancis itu masih harus beradaptasi dengan motor Yamaha YZR-M1 2020.

“Saya tidak mendapatkan banyak perasaan positif, karena tak mudah menemukan kecepatan yang tepat. Namun, saya menguji coba sejumlah inovasi, termasuk dari sektor elektronik,” kata Quartararo kepada GPOne.

Dengan berakhirnya uji coba pramusim di Sepang, kini Quartararo menatap tes di Sirkuit Losal, Qatar, Sabtu (22/2/2020). Dia berharap tim Yamaha bisa membantunya lebih nyaman berada di atas motor baru.

“Kami masih harus kembali bekerja untuk menemukan arah yang tepat. Kita akan melihat bagaimana nanti di Qatar. Namun, secara keseluruhan saya senang dengan hasil di Malaysia,” ujarnya.

Meski rider berusia 20 tahun itu memiliki catatan waktu tercepat, dia tak memegang kecepatan puncak terbaik. Dia hanya bisa melaju sekencang 323,3 km/jam.

Pembalap Pramac Ducati Jack Miller menjadi yang terkencang dengan kecepatan puncak 333 km/jam. Sedangkan rider Yamaha paling cepat adalah Maverick Vinales yang menembus 327,2 km/jam. Quartararo yakin Yamaha bisa segera mengatasi perkara kecepatan secepatnya.

“Kami jelas tidak memiliki motor paling cepat, meski Maverick bisa meraih kecepatan yang bagus. Kami sudah bekerja ke arah yang benar, dan saya yakin bakal melangkah lebih jauh di Qatar,” tutur Quartararo.


Editor : Abdul Haris