Gagal Juara NBA 2019, Pelatih Warriors Yakin Timnya Bangkit Musim Depan

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Rabu, 19 Juni 2019 - 18:58 WIB
Gagal Juara NBA 2019, Pelatih Warriors Yakin Timnya Bangkit Musim Depan

Pelatih Golden State Warriors Steve Kerr. (Foto: AFP Photo/STREETER LECKA)

OAKLAND, iNews.id - Pelatih Golden State Warriors Stever Kerr tak mau berlama-lama meratapi kegagalan timnya menjadi juara NBA musim ini. Kerr optimistis timnya bisa bangkit dan kembali menjadi juara kompetisi bola basket paling bergengsi di Amerika Serikat itu musim depan.

Warriors gagal memperpanjang kesuksesan mereka menjadi juara NBA secara tiga kali beruntun karena takluk dari Toronto Raptors di babak final. Mereka menang dengan kedudukan 4-2.

Rasa optimistis Kerr itu, tampaknya berkaca pada pengalaman Warriors ketika menjadi juara di musim 2014/2015, namun kemudian kalah dari Cleveland Cavaliers pada tahun berikutnya. Kemudian, Warriors mampu bangkit dan menjadi kampiun dua musim berikutnya.

Pelatih berusia 53 tahun tersebut percaya timnya akan kembali mendominasi. Dia merasa kekalahan dari Raptors belum bisa meruntuhkan Warriors, di masa-masa mendatang.

“Saya tidak merasa kejayaan kami sudah berakhir. Stephen Curry akan kembali musim depan, begitu juga Draymond Green. Selain itu, kami juga akan mencari beberapa pemain bagus lagi,” kata Kerr kepada Bleacher Report.

Gagalnya Warriors meraih kemenangan pada musim ini, tak lepas dari cederanya Kevin Durant. Tanpa Durant, kedalaman permainan Warriors terlihat melemah.

Selain Durant, pemain andalan Warriors lainnya Klay Thompson juga tak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya, karena dibekap cedera kaki saat final keenam melawan Raptors. Kini, Kerr berhadap kedua pemain pentingnya itu cepat pulih dan siap tampil di musim depan.

“Untuk saat ini masih sulit melihat bagaimana tim kami di musim depan. Lihat saja bagaimana semuanya berjalan nanti. Kami hanya bisa berharap semuanya kembali. Seandainya bisa pulih, semua itu akan bagus. Namun tampaknya mereka tidak akan bisa bermain untuk sementara waktu,” ujarnya.


Editor : Haryo Jati Waseso