MotoGP

Juara GP Prancis, Marquez Akui Berjudi dalam Pemilihan Ban

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Senin, 20 Mei 2019 - 16:28 WIB
Juara GP Prancis, Marquez Akui Berjudi dalam Pemilihan Ban

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez menjuarai GP Prancis di Sirkuit Bugatti Le Mans, Minggu (19/5/2019) malam. (Foto: JEAN-FRANCOIS MONIER/AFP)

LE MANS, iNews.id - Pembalap tim MotoGP Marc Marquez mengaku berjudi dengan menggunakan ban berkompon lunak untuk pertama kalinya pada balapan Grand Prix (GP) Prancis di Sirkuit Bugatti Le Mans, Minggu (19/5/2019). Ternyata hal itu berhasil memberikannya kemenangan.

Biasanya rider berpaspor Spanyol tersebut lebih sering menggunakan ban berkompon keras, agar bisa berada dalam temperatur optimal pada waktu yang lama. Namun, dengan cuaca yang tak menentu dan suhu dingin, ban tersebut bakal kesulitan untuk mencapai temperatur optimal.

Marquez pun merasa kompon lunak menjadi pilihan yang tepat, karena bisa mencapai temperatur optimal dalam waktu singkat. Ban ini sebenarnya berisiko mudah tergerus dan kehilangan daya tempel, tetapi dia yakin ban berkompon lunak bisa bertahan lebih lama di suhu yang dingin.

“Tentunya balapan di Le Mans selalu sulit, dengan temperatur serta cuacanya, seperti pada balapan kali ini. Rasanya ini merupakan pertama kali saya menggunakan ban dengan kompon lunak, tetapi itu adalah pilihan yang paling aman,” kata Marquez di laman resmi Honda.

Pada GP Prancis, pembalap berusia 26 tahun tersebut sempat mendapat perlawanan dari sejumlah rider Ducati, seperti Jack Miller, Danilo Petucci hingga Andrea Dovizioso. Namun, Marquez bisa menahan gempuran rivalnya untuk meraih kemenangan ke-300 bagi Honda di kelas utama, teritung sejak 1966.

“Saya berkonsentrasi dan berusaha agar konsisten dalam mencatatkan waktu, hingga jaraknya menjauh. Saya sedikit menekan, hingga berada dalam jarak aman. Saya senang dengan hasil balapan kali ini dan memberikan kemenangan ke-300 untuk Honda,” ujarnya.

Berkat kemenangan itu, lima kali juara dunia MotoGP tersebut memimpin klasemen pembalap dengan poin 95, unggul delapan angka dari Dovizioso yang menjadi runner-up. Honda juga memimpin klasemen pabrikan dengan poin 101, terpisah 11 angka dari Ducati.


Editor : Haryo Jati Waseso