Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2019: Kalah dari Duo China, Febriana/Amalia Runner Up Ganda Putri

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Minggu, 13 Oktober 2019 - 21:42 WIB
Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2019: Kalah dari Duo China, Febriana/Amalia Runner Up Ganda Putri

Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. (Foto: PBSI)

KAZAN, iNews.id - Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi menjadi runner-up Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior U-19 2019. Mereka kalah dari wakil China Lin Fang Ling/Zhou Xin Ru lewat rubber game 20-22, 21-11 dan 14-21 pada babak final di Kazan, Rusia, Minggu (13/10/2019) malam.

Febriana/Amalia tampil menjanjikan pada awal game pertama dan sempat memimpin dengan skor 4-2. Tetapi, Lin/Zhou bisa segera membalas dan membuat skor imbang menjadi 4-4.

Lin/Zhou memaksimalkan momentum dengan baik dan berbalik unggul dengan skor 11-6 ketika interval. Febriana/Amalia berusaha untuk melawan dan membuat laga mencapai deuce 20-20.

Sayang, Lin/Zhou menemukan celah kembali memimpin 21-20, sebelum menutup game pembuka dengan kemenangan. Pada game kedua, Febriana/Amalia bermain lebih agresif dan sempat unggul 3-1.

Lin/Zhou sempat membuat skor imbang menjadi 4-4. Tetapi, Febriana/Amalia mampu bertahan dengan baik serta melancarkan serangan balik yang menyulitkan, sehingga memimpin 11-7 ketika interval.

Febriana/Amalia terus menampilkan permainan yang konsisten, sehingga bisa memperlebar keunggulannya menjadi 17-10. Mereka tak memberikan Lin/Zhou peluang untuk bangkit dan akhirnya merebut game kedua.

Keadaan itu membuat game ketiga berlangsung sengit. Kedua pasangan saling jual beli serangan, dan skor sempat imbang menjadi 2-2. Meski begitu, Lin/Zhou menemukan ritme permainannya dan merebut keunggulan dengan skor 11-5 ketika interval.

Lin/Zhou membuat Febriana/Amalia tak berkutik, sehingga semakin tertinggal jauh 16-5. Febriana/Amalia sempat berusaha untuk mengejar, namun jarak terlalu lebar membuat mereka kesulitan dan harus menyerah.

 


Editor : Haryo Jati Waseso