MotoGP

Kompetisi Makin Ketat, Dovizioso Akui Motor Ducati Belum Berkembang

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Selasa, 07 Mei 2019 - 23:57 WIB
Kompetisi Makin Ketat, Dovizioso Akui Motor Ducati Belum Berkembang

Andrea Dovizioso (Foto: Crash)

JEREZ, iNews.id – Pembalap tim MotoGP Ducati Corse Andrea Dovizioso mengakui timnya tak mengembangkan motor secara drastis pada uji coba di Sirkuit Jerez, Senin (6/5/2019). Padahal, kompetisi semakin ketat menuntut mereka agar terus beradaptasi. 
 
Ya, Dovizioso memang mampu memenangkan balapan petrama di Grand Prix (GP) Qatar Maret lalu, dan meraih podium kedua di GP Argentina. Namun, dia menempati posisi keempat pada dua balapan terakhir.

Rider asal Italia itu pun mengaku timnya saat ini hanya memaksimalkan motor dengan basis seperti balapan pertama. 
 
“Saya tahu kami tak memiliki sesuatu yang signifikan untuk diuji coba, tetapi kami harus memanfaatkan setiap peluang. Kami sudah memiliki basis yang bagus, tetapi persaingan semakin ketat sehingga harus terus mengembangkan motor,” kata Dovizioso kepada GPone
 
Pembalap berusia 33 tahun itu menyebut Ducati lebih mengandalkan rider penguji cobanya Michelle Pirro untuk mengembangkan motor secara perlahan. Jika komponen yang baru sudah dianggap memuaskan Pirro, baru Dovizioso bisa menggunakannya saat balapan. 
 
“Ducati tak membuat rencana jangka panjang, dan Pirro terus bekerja keras untuk mengembangkan elemen baru. Jika dia menemukan sesuatu yang menarik, mungkin kami akan menggunakannya saat balapan,” ujarnya. 
 
Musim ini Dovizioso tampaknya harus berjuang lebih keras ketimbang sebelumnya. Pasalnya, dia tak hanya bersaing dengan pembalap Repsol Honda Marc Marquez saja. Kini, rider Suzuki Ecstar Alex Rins dan Monster Yamaha Maverick Vinales mulai menebar ancaman kepada Ducati. 
 
“Rasanya Marquez, Rins dan Vinales bakal konsisten berada di depan. Tetapi, rasanya saya bisa bersaing lebih baik ketimbang dua balapan sebelumnya. Saat ini ada empat motor berbeda yang bersaing, dan hal itu bisa menimbulkan situasi tak terduga,” tutur Dovizioso.


Editor : Abdul Haris