Lewat CJF, Chris John Bertekad Melahirkan Petinju Kelas Dunia

Abdul Haris ยท Sabtu, 16 Maret 2019 - 18:16 WIB
Lewat CJF, Chris John Bertekad Melahirkan Petinju Kelas Dunia

Mantan petinju nasional Chris John (kiri) berharap Chris John Foundation (CJF) mampu melahirkan juara-juara dunia baru asal Indonesia. (Foto: IST)

JAKARTA, iNews.id – Mantan petinju nasional Chris John mendirikan Chris John Foundation (CJF) untuk mengembangkan terus olahraga tinju tanah air dan demi lahirnya juara-juara dunia baru asal Indonesia.

Petinju yang semasa aktif memiliki julukan The Dragon itu sangat prihatin dengan kondisi olahraga tinju di Tanah Air yang sangat minim prestasi di kancah internasional belakangan ini.

Menurut Chris John, setelah era Ellyas Pical hingga Daud Jordan, Indonesia tidak lagi mempunyai juara dunia tinju baru yang bisa dibanggakan serta menginspirasi anak-anak Indonesia.

“Bukan hanya tidak mempunyai juara dunia baru, tapi olahraga yang merakyat dan menjadi tontonan semua kalangan ini, sekarang benar-benar terpuruk," ujar Chris John, Jum'at (15/3/2019).

“Banyak atlet tinju profesional beralih profesi dan meninggalkan dunia tinju karena mereka tidak mempunyai masa depan yang pasti,”  ujar mantan petinju yang mencatatkan rekor sebagai juara dunia kelas bulu pertama yang berasal dari Indonesia.

Untuk itulah, pada 17 April 2017 lalu Chris John mendirikan sebuah yayasan yang bernama Chris John Foundation (CJF). Harapannya, yayasan ini bisa mencari, mendidik, membina dan melahirkan juara-juara dunia baru di bidang olahraga tinju.

Saat ini, Chris John menjelaskan, CJF sudah membuka salah satu sasana berlatih di Surabaya untuk mengembangkan talenta-talenta muda dari usia 10 hingga 15 tahun. Di yayasan ini juga, suami Anna Maria Megawati itu akan menarik kembali pelatih, mantan pelatih, atlet tinju yang masih aktif maupun yang sudah pensiun dari arena ring tinju untuk diberdayakan kembali.

“Salah satu obsesi saya ialah menjadikan tinju sebagai salah satu industri kreatif yang menghasilkan buat semua orang, baik berupa materi maupun prestasi," ucap Chris John.


Editor : Abdul Haris