MotoGP

Lorenzo Diisukan Bakal Hengkang, Manajer Repsol Honda: Dia Akan Bertahan

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 22:32 WIB
Lorenzo Diisukan Bakal Hengkang, Manajer Repsol Honda: Dia Akan Bertahan

Pembalap Repsol Honda Jorge Lorenzo. (Foto: JORGE GUERRERO/AFP)

AALST, iNews.id - Manajer tim MotoGP Repsol Honda Alberto Puig yakin pembalapnya, Jorge Lorenzo tidak akan meninggalkan skuatnya. Pernyataan tersebut membuat Lorenzo tetap membela Repsol Honda hingga 2020, sesuai dengan kontraknya.

Masa depan Lorenzo di tim pabrikan Jepang itu sempat dipertanyakan, meski baru bergabung di awal musim ini. Pasalnya, rider asal Spanyol itu tak kunjung menunjukkan performa positif.

Dari tujuh balapan yang sudah diikutinya, dia gagal memasuki posisi 10 besar. Pecapaiannya diperparah dengan cedera kaki yang dialaminya sehingga harus absen pada empat balapan terakhir, yakni Grand Prix (GP) Belanda, Jerman, Republik Ceko dan Austria.

Keadaan itu membuat beredar kabar Lorenzo sudah tak betah bersama Honda menggema. Pembalap berusia 32 tahun tersebut dirumorkan mendekati dua tim satelit, yaitu Petronas Yamaha dan Pramac Ducati.

Pasalnya, kedua tim itu memang bisa mendapatkan motor kompetitif. Selain itu, susunan pembalap skuat pabrikan sudah terisi. Lorenzo juga berpeluang menggantikan Johann Zarco yang bakal hengkang dari Red Bull KTM pada musim depan. Tetapi, Puig merasa Lorenzo akan menghormati kontraknya.

“Saya tak terlalu mengkhawatirkan hal itu. Semua tahu dia memiliki kontrak berdurasi dua musim, yang berakhir hingga 2020. Saya tak tahu ada rumor apa yang beredar, tetapi dia akan bertahan hinga tahun depan, sesuai rencana,” kata Puig kepada Crash.

Pria berusia 52 tahun itu mengaku sudah terbiasa dengan berbagai desas-desus yang beredar di lingkungan MotoGP. Tetapi, dia memilih untuk tak ambil pusing.

“Saya tidak terkejut jika mendengar rumor yang beredar. Saya sudah berada di lingkungan ini cukup lama dan banyak kabar terdengar. Tetapi, paling penting adalah perkataan sang pembalap itu sendiri,” ujarnya.


Editor : Haryo Jati Waseso