NBA

Pacers Stop 13 Kemenangan Beruntun Cavaliers

Reynaldi Hermawan ยท Sabtu, 09 Desember 2017 - 17:56 WIB
Pacers Stop 13 Kemenangan Beruntun Cavaliers

Victor Oladipo jadi menjadi bintang saat Indiana Pacers mengalahkan Claveland Cavaliers 106-102 pada lanjutan NBA di Bankers Life Fieldhouse, Sabtu (9/12/2017) pagi WIB. (Foto: dailymail.co.uk)

INDIANAPOLIS, iNews.id Indiana Pacers berhasil menghentikan 13 kemenangan beruntun Claveland Cavaliers. Prestasi itu didapat kala mereka menang tipis 106-102 atas tamunya itu pada lanjutan NBA di Bankers Life Fieldhouse, Sabtu (9/12/2017) pagi WIB.

Pemain andalan Pacers, Victor Oladipo, menjadi bintang pada laga itu setelah menorehkan 33 poin, delapan rebound, dan lima assist. Sementara dari kubu Cavaliers LeBron James berhasil menjadi pemain tersubur setelah melesakkan 29 poin, 10 rebound, dan delapan assist.

Oladipo merasa bangga dengan kemenangan timnya kali ini, sebab mereka berhasil menghentikan ambisi Cavaliers yang sedang gencar menyamai rekor Los Angeles Lakers di musim 1971/1972 dengan 33 kemenangan.

“Itu adalah kemenangan yang luar biasa untuk kami. Cavaliers adalah tim yang hebat, dan mereka bermain dengan sangat baik,” kata Oladipo dilansir USA Today.

Rasa sumringah juga ditunjukkan pemain tengah Pacers Myles Turner. Menurutnya, kemenangan itu berpengaruh untuk meningkatkan kepercayaan diri timnya saat ini.

“Ketika Anda mengalahkan tim seperti Cavaliers, itu sangat bagus untuk moral dan meningkatkan kepercayaan diri kami,” kata Turner, yang menyumbang 15 poin, tujuh rebound dan tiga blok.

Musim ini, Pacers tercatat sudah dua kali menaklukkan Cavaliers. Sebelumnya, mereka berhasil menaklukkan Lebron dkk 124-107 di Quicken Loans Arena, 2 November silam.

Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah peribahasa yang pas untuk menggambarkan kondisi Cavaliers saat ini. Pasalnya setelah kalah dan gagal melampaui rekor Lakers, mereka pun harus turun ke klasemen ketiga wilayah timur dengan catatan menang-kalah 18-8. Sementara Pacers masih bercokol di posisi kelima klasemen (15-11).


Editor : Abdul Haris