Rionny Mainaky Ditunjuk Jadi Pelatih Utama Tunggal Putri

Abdul Haris ยท Jumat, 15 Maret 2019 - 15:25 WIB
Rionny Mainaky Ditunjuk Jadi Pelatih Utama Tunggal Putri

Rionny Mainaky (Foto: PBSI)

JAKARTA, iNews.id – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi menunjuk Rionny Frederik Lambertus Mainaky sebagai pelatih utama tunggal putri Pelatnas Cipayung, Jumat (15/3/2019).

Dalam tugasnya, Rionny akan didampingi Minarti Timur sebagai asisten pelatih utama sektor tunggal putri dan Herli Djaenudin, pelatih atlet pratama.

“Sudah diputuskan Rionny Mainaky menjadi pelatih utama tunggal putri. Resminya mulai melatih tanggal 1 April. Tapi di akhir bulan Maret ini, Rionny sudah ada di Cipayung,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, di situs resmi PBSI.

Sebenarnya, pemanggilan pelatih PBSI sebelumnya sudah dilakukan sejak Januari lalu. Namun nama Rionny baru diumumkan sekarang, karena menunggu kontraknya dengan Jepang selesai.

Susy mengatakan tak ingin mengganggu komitmen Rionny dengan Jepang yang baru berakhir setelah All England 2019 pekan lalu.

“Kami mau saling jaga. Dengan dia masih terikat kontrak dengan Jepang, kami tidak mau mengganggu. Kami ada kode etik juga. Kami tidak mau kontrak Rionny dengan Jepang kemarin, terganggu di tengah jalan. Kami dari PBSI dan Rionny juga sepakat hubungan kami dengan Jepang ke depannya akan tetap baik,” Susy mengungkapkan.

Susy menjelaskan, PBSI sangat selektif dalam melakukan pencarian calon pelatih utama tunggal putri sejak tahun lalu. Dari beberapa nama kandidat, akhirnya nama Rionny yang dipilih.

“Jadi memang dari tahun lalu kami mencari-cari orang yang tepat. Sebenarnya ada banyak sekali calonnya, ada yang mengajukan diri, ada yang kami pantau juga. Tapi kami kan juga mencari yang sesuai dengan kebutuhan,” tutur Susy.

Susy mengakui, PBSI tidak menutup mata kalau putri-putri Jepang saat ini bagus-bagus dan kuat. Sementara tunggal putri Indonesia cukup tertinggal dibanding sektor lain. Inilah yang jadi dasar pertimbangan kenapa PBSI memilih Rionny.

“Kami mau menciptakan yang terbaik seperti di Jepang. Kami melihat karakter, tekad, semangat dari atlet-atlet Jepang. Ternyata kan ada pelatih Indonesia di sana, Rionny Mainaky. Kami lakukan pendekatan dan akhirnya beliau setuju,” Susy menjelaskan.

“Yang mengajukan diri sih ada banyak, lebih dari sepuluh. Memang mencarinya gampang-gampang susah. Kalau melatih kan bukan cuma chemistry, tapi juga kami melihat program, kebutuhan, pastinya pengalaman dan mencetak prestasi,” ucap Susy.

Susy berharap, pengalaman Rionny yang sudah menjadi pelatih di klub dan tim nasional Jepang diharapkan mampu meningkatkan kualitas tunggal putri Indonesia. Susy juga berharap Rionny bersama pelatih tunggal tunggal putri lainnya bisa saling bersinergi.

Background Rionny yang lama di Jepang kan sudah paham mengenai karakter dan kebiasaan atlet sana. Lalu juga untuk penanganan dia juga untuk semua lini. Sebelumnya di klub Jepang sudah memegang ganda campuran, tunggal putri, tunggal putra. Saya pikir dia bisa combineuntuk melatih di sini,” ujar Susy.  

“Kebutuhan kami saat ini semuanya ada di Rionny. Dan dia mau pulang (ke Indonesia) juga. Pas juga kontrak dia selesai. Bukan suatu kebetulan, tapi saya pikir memang jodohnya,” tutur peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu melanjutkan.


Editor : Abdul Haris