Rizki dan Della Berpeluang Kembali Disatukan untuk Olimpiade 2020

Haryo Jati Waseso ยท Selasa, 16 April 2019 - 15:11 WIB
Rizki dan Della Berpeluang Kembali Disatukan untuk Olimpiade 2020

Ganda putrI Indonesia Della Destiara Haris (kiri) dan Rizki Amelia Pradipta (kanan). (Foto: PBSI)

JAKARTA, iNews.id - Ganda putri kedua Indonesia untuk cabang olahraga Bulu Tangkis di Olimpiade 2020 saat ini masih belum ditentukan. Besar kemungkinan Rizki Amelia Pradipta dan Della Destiara Haris akan kembali diduetkan untuk menduduki posisi tersebut.

Ganda putri pertama nyaris dipastikan menjadi miliki Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Duet Rizki/Della sempat diapungkan untuk menjadi ganda kedua, namun performa keduanya kerap inkonsisten.

Pelatih Ganda putri PBSI Eng Hiang pun memutuskan memisahkan mereka. Rizki dipasangkan dengan Ni Ketut Mahadewi Isatarani, sementara Della digabungkan dengan Virni Putri. Eng pun mengungkapkan kemungkinan kembali disatukannya Rizki dengan Della.

“Untuk ke Olimpiade, saya terus terang, sampai saat ini masih punya satu gambaran yaitu Greysia/Apriyani, lainnya jujur masih belum ada kepastian. Kemungkinan Rizki/Della akan balik lagi itu ada, akan ditentukan setelah Piala Sudirman nanti,” tuturnya di laman resmi PBSI.

Dalam waktu dekat, Rizki/Della akan kembali dipasangkan di Badminton Asia Championship (BAC) 2019 di Wuhan, China, pekan depan. Keduanya juga akan berlaga sebagai pasangan di Selandia Baru Terbuka 2019.

“Di BAC dipasangkan lagi karena rangking mereka, dan Selandia Baru karena lanjutan setelah BAC. Di rangking poin mereka masih kehitung, sekalian untuk ujian, evaluasi terakhir sebelum ambil keputusan,” kata pelatih berusia 41 tahun tersebut.

Rizki/Dellai saat ini memang merupakan ganda putri terbaik kedua Indonesia, dengan menempati posisi ke-16 dunia. Tempat pertama saat ini masih ditempati oleh duet Greysia/Apriyani.

Prestasi terbaik Rizki/Della adalah menjadi juara Belanda Terbuka 2017. Kemenangan itu menjadi satu-satunya gelar yang mereka dapat hingga saat ini. Sedangkan pencapaian terbaik di BAC adalah pada gelaran 2018, dengan menduduki peringkat ketiga.


Editor : Haryo Jati Waseso