Piala AFC

Gagal Bawa Persija ke Final, Teco: Kami Kalah Pengalaman

Reynaldi Hermawan · Rabu, 16 Mei 2018 - 00:49 WIB
Gagal Bawa Persija ke Final, Teco: Kami Kalah Pengalaman

Pelatih Persija Jakarta Stefano Teco Cugurra membeberkan penyebab kegagalan timnya ke final Piala AFC Zona Asean. (Foto: iNews.id/Reynaldi Hermawan)

JAKARTA, iNews.id – Pelatih Persija Jakarta Stefano Teco Cugurra membeberkan penyebab kegagalan timnya ke final Piala AFC Zona Asean. Macan Kemayoran tak berhasil melaju ke fase selanjutnya usai kalah 1-3 dari klub Singapura Home United pada leg kedua semifinal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (15/5/2018) malam.

Akibat hasil minor itu Persija kalah agregat yakni 3-6, mengingat pada pertemuan pertama di Singapura mereka takuk 2-3 sepekan lalu. Pada laga tadi Ismed Sofyan dkk terlihat mengulangi kesalahan yang sama yakni lengah di awal pertandingan.

Akibatnya, gawang Persija harus bobol pada menit ke-6 akibat sundulan striker Home United Shahril Ishak. Meski sempat menyamakan kedudukan lewat sepakan Marko Simic dari titik putih (9), Macan Kemayoran nyatanya harus kembali kebobolan akibat gol kedua Shahril semenit kemudian penalti dan Song Ui-young (44).

Memasuki babak kedua, Persija tampak lebih kesulitan untuk merangsek area pertahanan Home United. Mereka seakan frustrasi dengan kokohnya pertahanan yang dibangun tim tamu. Hingga peluit panjang dibunyikan Persija gagal cetak gol tambahan. Melihat gaya bermain anak asuhnya, Teco memberikan respons.

“Saya pikir Persija sudah sangat kama tidak main di level internasional. Kami kurang pengalaman. Mereka (Home United) lebih baik dari kami dari aspek tersebut,” ujar Teco saat konsferensi usai laga.

Selain kalah pengalaman, Teco juga mengeluhkan keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Home United setelah Rezaldi Hehanusa melanggar Shahril di kotak terlarang. Meski eksekusi penalti tersebut sempat ditepis kiper Persija Rizky Darmawan namun bola rebound bisa disambar Shahril untuk membukukan gol keduanya.

“Pada laga tadi kami kebobolan sangat cepat dan mereka juga mendapatkan hadiah penalti yang seharusnya tak perlu. Sebab saya melihat hanya terjadi kontak fisik yang minim (antara Rezaldi dan Shahril,” ujarnya.


Editor : Achmad Syukron Fadillah