Liga Europa

Paksakan Payet Bermain Meski Cedera, Rudi Garcia Tak Merasa Bersalah

Reynaldi Hermawan ยท Kamis, 17 Mei 2018 - 09:04 WIB
 Paksakan Payet Bermain Meski Cedera, Rudi Garcia Tak Merasa Bersalah

Pelatih Olympique Marseille Rudi Garcia memberikan instruksi dari tepi lapangan saat timnya takluk 0-3 dari Atletico Madrid pada final Liga Europa di Stadion Parc Olympique Lyonnais, Lyon, Kamis (17/5/2018) dini hari WIB. (Foto: Boris HORVAT/AFP)

LYON, iNews.id – Pelatih Olympique Marseille Rudi Garcia tetap memaksakan Dimitri Payet yang belum fit pada final Liga Europa kontra Atletico Madrid di Stadion Parc Olympique Lyonnais, Lyon, Kamis (17/5/2018) dini hari WIB. Tetapi, Garcia tak merasa bersalah dengan keputusan tersebut.

Payet memang belum sembuh 100 persen akibat cedera otot yang dideritanya sejak awal Mei lalu. Namun Garcia tetap memainkan pemain berusia 31 tahun tersebut untuk memperkuat lini kedua Marseille.

Akibatnya cedera Payet kambuh pada menit ke-32 dan harus digantikan Maxi Lopez. Sambil berlinang air mata, mantan penggawa West Ham United itu meninggalkan lapangan. Terkait keputusan yang berisiko itu, Garcia memberikan klarifikasi saat konferensi pers usai pertandingan.

“Saya memilih memainkan Dimitri dari menit awal. Dia salah satu pemain terbaik kami. Awalnya dia sempat khawatir bisa bermain dan menendang bola dengan keras. Tapi dalam pertandingan seperti ini, kami jelas harus mengambil risiko jika ingin menang,” ujar Garcia.

Saat Payet main, Marseille memang sempat tertinggal satu gol akibat torehan Antoine Griezmann pada menit ke-21. Namun mereka tak panik dan bisa balik mengancam. Namun kala Payet ditarik keluar, lini serang Marseille tampak timpang dan kesulitan menembus solidnya pertahanan Atletico.

Alhasil gawang mereka kembali bobol pada menit ke-49 akibat gol kedua Griezmann dan torehan Gabi (89). Mereka pun akhirnya kalah 0-3 dan dipastikan gagal menggapai misi sebagai tim Prancis pertama yang menjuarai Liga Europa. Padahal sebelumnya mereka berhasil dinobatkan klub Prancis pertama yang menang Liga Champions edisi 1992/1993.


Editor : Haryo Jati Waseso