Liga Italia

Momen Emosional Buffon di Laga Terakhir Bersama Juventus

Syukron Fadillah ยท Minggu, 20 Mei 2018 - 01:31 WIB
Momen Emosional Buffon di Laga Terakhir Bersama Juventus

Pertandingan kontra Hellas Verona, Sabtu (19/5/2018) menjadi laga perpisahan Gianluigi Buffon bersama Juventus. (Foto: Twitter @gianluigibuffon)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

TURIN, iNews.id - Suasana haru dan penuh emosional hadir di Allianz Stadium kala Juventus memainkan laga perpisahan untuk Gianluigi Buffon. Dalam laga tersebut Juventus memberi kado manis berupa kemenangan atas Hellas Verona 2-1 sekaligus menegaskan scudetto musim 2017/2018.

Sebuah spanduk besar dikibarkan Juventini dari curva sud bertuliskan Pahlawan Abadi yang ditujukan untuk sang kapten. Air mata haru pun meleleh di pipi Buffon kala ditarik keluar Massimiliano Allegri di menit ke-64 digantikan juniornya Carlo Pinsoglio.

Sebelum official pertandingan mengangkat papan nomor tanda pergantian pemain, Buffon bersama Andrea Barzagli tertangkap kamera saling berpelukan dan berbisik. Buffon tampak kian mendekap erat Barzagli seolah tidak percaya manis dan pahit sebagai punggawa Bianconeri harus berakhir.

Buffon pun menepukan tangannya dan disusul lambayan kedua tangan dengan jari terbuka kepada para tifosi sebagai tanda terima kasih atas segala dukungan sekaligus salam perpisahan. Hingga dia pun mendapat pelukan serupa dari Il Principino, Claudio Marchisio.

Marchiso tak tahan menitihkan air mata di atas lapangan sambil memeluk erat sang mentor. Dia amat kehilangan sosok yang memiliki pengaruh besar dalam kariernya bersama Si Nyonya Tua. Maklum, Il Principino menjadi pemain dadakan Juve saat terlempar ke Serie B pascakasus calciopoli.

Buffon, Pavel Nedved, Alessandro Del Piero dan David Trezeguet merupakan pahlawan Kota Turin yang tersisa saat eksodus besar-besaran terjadi. "Kau akan tetap dan selalu menjadi inspirasi," kata Marchiso.

Sesampainya di bench, Buffon sempat memejamkan mata dengan tubuh bersandar. Dia pun melepaskan dua tarikan nafas dalam seolah menikmati atmosfer Allianz Stadium yang terakhir kali.



Setelah menyadari laga kontra Verona menjadi yang terakhir, dengan mental baja Buffon mengelilingi pinggiran stadion untuk mengucapkan terima kasih kepada para fans sekaligus berpamitan.

Namun, kesedihan mendalam seolah sirna bersama derasnya hujan yang turun saat segenap tim dipanggil satu persatu ke tengah lapangan menerima medali scudetto. Kesedihan pun berganti menjadi suka cita saat Buffon mengangkat tinggi trofi Serie A terakhir baginya dan ketujuh secara beruntun bagi Juventus.

Sebelum laga dimulai, Buffon juga menghampiri pinggir lapangan untuk bertukar pelukan, jabatan tangan, hingga ciuman kepada para pendukung Juventus yang mengidolakannya sejak pertama kali tiba 2001 silam. Bahkan seorang bocah tak tahan membendung air mata haru menyaksikan momen yang paling memilukan.

Di bangku penonton juga terbentang spanduk harapan, terima kasih, juga ucapan selamat berpisah untuk sang kapten. Ada yang menulis Juventus Nomor 1 dan Suci, Ciao Gigi! Kau adalah Tembok (pertahanan) Kami, Buffon 'Sang Legenda', dan Buffon an Immortal Hero.

Berikut momen emosional Gianluigi Buffon di laga perpisahan


(Sumber foto Reuters)


Editor : Achmad Syukron Fadillah