Formula 1

Red Bull Tak Kunjung Beri Keputusan, Renault Ancam Hengkang

Fitradian Dhimas Kurniawan · Selasa, 12 Juni 2018 - 23:35 WIB
Red Bull Tak Kunjung Beri Keputusan, Renault Ancam Hengkang

Red Bull Racing (Foto: redbull.com)

MONTREAL, iNews.id – Rencana tim Formula One (F1) Red Bull Racing untuk mengganti penyedia mesin mulai mendapat kecaman dengan rekannya saat ini, Renault. Pasalnya, Red Bull ingin menunda keputusan hingga Grand Prix (GP) Austria pekan depan.

Awalnya Red Bull berkilah ingin mengumpulkan data dari Renault dan Honda di GP Kanada akhir pekan lalu. Tetapi, kini tim asal Austria itu ingin mempelajari kedua mesin itu lebih jauh.

Keputusan itu membuat Bos Renault F1 Cyril Abiteboul gusar. Dia merasa dipermainkan, karena Red Bull seharusnya dapat memutuskan lebih cepat.

“Saya rasa mereka sudah punya informasi yang dibutuhkan. Saya tak mengerti mengapa mereka menunda keputusan,” kata Abiteboul  kepada Motorsport.com.

Apalagi, seharusnya keputusan sudah dibuat sejak 15 Mei yang lalu. Namun, pihak Renault memberi Red Bull kesempatan untuk berpikir ulang, mengingat mereka sudah bekerja sama sejak 2007 silam.

“Sesuai regulasi, tenggat waktunya adalah 15 Mei. Tetapi, kami bersedia untuk memberikan waktu, karena kami sudah bersama selama 12 tahun. Jika sudah melewati titik tertentu, tawaran kami dan permintaan mereka tidak akan berlaku,” ujar Abiteboul.

Kesabaran pria asal Prancis itu sudah mulai menipis, karena timnya bakal kerepotan untuk membangun mesin. Saat ini, Renault menyuplai tiga tim, yaitu Renault sendiri, Red Bull dan McLaren.

“Mereka meminta untuk menunggu hingga Montreal, karena kami dan Honda sama-sama membawa spek mesin terbaru. Rasanya saya tidak bisa menunggu lebih lama lagi, karena kami harus segera mencari bahan untuk komponen mesin. Kami yang harus menentukan waktu, bukan Red Bull,” tutur Abiteboul.

Hubungan antara Renault dan Red Bull semakin diperparah karena keduanya sedang tidak berbicara satu sama lain. Abiteboul merasa tak mampu berpikir jernih jika konsumennya itu seenaknya sendiri.

“Biasanya kami berbincang usai balapan, tetapi tidak untuk kali ini. Kami akan membiarkan kondisi tenang sebelum berdiskuisi. Tetapi, kami tidak bisa menunggu hingga waktu yang diminta oleh Red Bull,” ucapnya.

Jika hingga GP Austria Red Bull tak kunjung memberi jawaban, Renault tidak akan melanjutkan kerja sama. “Saya memiliki tenggat waktu dan mereka tahu kapan. Kami tidak akan bersedia di Austria dan silahkan mereka menggunakan Honda,” kata Abiteboul.


Editor : Abdul Haris