Pasokan Terhenti, Pemain Iran Beli Sepatu Bola Sendiri di Rusia

Abdul Haris · Kamis, 14 Juni 2018 - 15:49 WIB

Pelatih timnas Iran Carlos Queiroz (tengah) memberi masukan kepada para pemainnya jelang laga pertama mereka di Piala Dunia 2018 kontra Maroko, Jumat (15/6/2018). (Foto: bbc.com)

SAINT PETERSBURG, iNews.id – Tak selamanya masalah menggerogoti mental dan psikologis tim. Tapi, itu tak berlaku buat tim nasional Iran.

Pelatih Iran Carlos Queiroz percaya kebersamaan timnya malah makin solid setelah adanya keputusan Nike yang memangkas suplai perlengkapan tim Asia itu pada Piala Dunia tahun ini.

Ya, sang sponsor mengumumkan bahwa mereka dilarang menyediakan sepatu bola ke timnas Iran selama turnamen paling elite di kolong langit itu, karena sanksi yang dikenakan terhadap Iran oleh Amerika Serikat (AS).

Jelas, keputusan yang datang terlambat itu sangat mengganggu persiapan tim berjuluk Team Melli itu. Sampai-sampai, beberapa pemain harus membeli sepatu sendiri dari toko-toko yang ada di Rusia, atau bahkan ada yang meminta bantuan rekan satu klub mereka di timnas lain.

Namun, Queiroz yakin kondisi pahit itu justru menyatukan mereka lebih erat dari sebelumnya. “Masalah ini telah menjadi sumber inspirasi bagi kami,” kata Queiroz kepada Sky Sports.

“Komentar terakhir Nike ini, dalam pandangan pribadi saya, pernyataan yang tidak perlu. Semua orang tahu tentang sanksi. Mereka harus keluar dan meminta maaf karena perilaku arogan terhadap 23 pemain ini benar-benar konyol dan tidak perlu,” tutur nakhoda asal Portugal itu.

Bukan hanya masalah sepatu bola yang pasokannya terhenti. Sanksi politis terhadap Iran juga membuat pasukan Queiroz batal melakoni pertandingan persahabatan melawan Yunani dan Kosovo. Tentu, situasi ini membuat persiapan mereka menjadi berantakan jelang menghadapi Maroko pada laga perdana mereka di Grup B, Jumat (15/6/2018).


Editor : Abdul Haris

KOMENTAR