Bursa Transfer

Tak Temukan Kesepakatan, Martial Ingin Tinggalkan MU

Haryo Jati Waseso ยท Kamis, 14 Juni 2018 - 18:22 WIB
Tak Temukan Kesepakatan, Martial Ingin Tinggalkan MU

Penyerang MU Anthony Martial. (Foto: Sky Sports)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

MANCHESTER, iNews.id - Manchester United (MU) tampaknya harus bersiap kehilangan Anthony Martial. Agen sang pemain Philippe Lamboley mengungkapkan pemain asal Prancis itu ingin meninggalkan klub Inggris tersebut.

Kubu Setan Merah sebenarnya ingin memperpanjang kontrak Martial. Namun, pembicaraan kedua pihak tak menemukan kata sepakat dan membuat penyerang berusia 22 tahun tersebut ingin hengkang.

Saat ini kontrak Martial dengan MU masih tersisa setahun lagi dan Setan Merah masih memiliki hak untuk memperpanjang setahun lagi. Oleh karena itu, Lamboley menegaskan keputusan terakhir di tangan MU.

“Setelah memikirkan setiap kemungkinan dan skenario, Anthony ingin meninggalkan Manchester United. Ada banyak skenario. Saat ini masih prematur untuk membicarakannya. Anthony akan segera mengungkapkannya,” ujarnya dikutip RMC Sport.

Lamboley mengungkapkan tidak bertemunya kesepakatan antara kedua pihak disebabkan karena MU tak berpikir menempatkan Martial sebagai sosok vital di tim. Buktinya, dia hanya 18 kali menjadi starter musim ini.

“Saya pikir ketika MU, yang merupakan klub kuat dunia tak menemukan kesepakatan dalam 8 bulan negosiasi, itu karena mereka tak ingin menjadikannya bagian penting dari tim. Itulah akar dari masalah ini. Sebuah keputusan yang sudah dipikirkan,” tuturnya.

“Bagaimanapun, harus diingat dia masih berada dalam kontrak dan MU yang memiliki keputusan akhir. Kami akan menghormatinya dan dia akan memastikan komitmennya,” ujar Lamboley. Sang agen mengakui Martial kecewa karenanya.

“Sayang, kami tak menemukan visi yang sama terkait masa depan Anthony. Hari ini, dia merasa kecewa karena telah menunjukkan cintanya kepada klub dan pendukung pada 3 musim terakhir,” katanya.

Martial bergabung dengan MU dari AS Monaco pada musim panas 2015. Pada musim perdananya dia menjadi pencetak gol terbanyak klub di liga dengan torehan 11 gol. Namun, sejak tampuk kepelatihan Setan Merah berpindah dari Louis van Gaal ke Jose Mourinho semua berubah.

Martial tak lagi menjadi pilihan utama. Apalagi di musim 2017/18, perannya kian kecil karena Mourinho lebih suka memaksimalkan Romelu Lukaku dan Marcus Rashford di lini penyerangan.


Editor : Haryo Jati Waseso