Piala Dunia 2018

9 Kontroversi di Piala Dunia, Nomor 4 Berakhir Pembunuhan

Reynaldi Hermawan ยท Jumat, 15 Juni 2018 - 07:00 WIB
9 Kontroversi di Piala Dunia, Nomor 4 Berakhir Pembunuhan

Kekecewaan Franck Lampard usai sontekan kerasnya tak disahkan sebagai gol meski bola telah melewati gawang Manuel Neuer di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. (Foto: FourFourTwo)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

MOSKOW, iNews.id - Kekeliruan seorang wasit kerap muncul pada sebuah pertandingan sepak bola termasuk di kejuaraan besar seperti Piala Dunia. Pada hajatan sepak bola empat tahunan tersebut, mereka yang bertugas memimpin laga merupakan pengadil berkelas yang memiliki rekam jejak apik.

Meski begitu, keputusan yang berujung kontroversi tetap saja ada. Bahkan beberapa di antaranya sangat sulit untuk dilupakan. Gol Tangan Tuhan legendaris tim nasional Argentina Diego Maradona pada edisi 1986 dan tak disahkannya gol gelandang Inggris Frank Lampard, serta sejumlah provokasi yang berujung kartu merah merupakan segelintir dari kekeliruan tersebut.

Berikut daftar 10 momen paling kontroversi di ajang Piala Dunia sepanjang masa 

1. Tetap sah, gol Geoff Hurst belum melewati garis (1966)

Kontroversi yang tak terlupakan yakni gol Hurst di Final Piala Dunia 1966 saat tuan rumah Inggris berjumpa Jerman Barat. Menerima umpan dari sisi kanan, Hurst yang tidak terkawal dengan mudah mengontrol bola sebelum melepaskan sepakan dari jarak dekat.

Namun, bola mengenai atas mistar gawang dan memantul ke bawah melewati garis gawang Jerman tapi kembali keluar. Hurst dan wasit yang memimpin dalam laga tersebut dalam keraguan yang sama, yakni apakah bola itu melewati garis atau tidak.

Tapi reaksi perayaan gol yang ditunjukkan penggawa Inggris saat itu seolah mengintimidasi wasit dan ingin mengatakan sepakan Hurst sudah melewati garis gawang namun setelahnya memantul keluar.

Alhasil, wasit Gottfried Dienst dari Swiss mengesahkan gol tersebut. Inggris akhirnya sukses mengalahkan Jerman dengan skor 4-2 sekaligus merengkuh trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

2. Kali pertama, intervensi penonton mampu menganulir gol (1982)


Untuk kali pertama dalam sejarah sepak bola keputusan wasit dibatalkan karena intervensi penonton. Insiden tersebut terjadi saat Prancis bersua Kuwait pada penyisihan grup Piala Dunia 1982 di Spanyol.

Hingga menit ke-75 Michel Platini dkk unggul 3-1 atas Kuwait. Hingga akhirnya Alain Giresse sukses menjaringkan gol keempat di saat para pemain belakang Kuwait terdiam. Rupanya pemain Kuwait mendengar wasit meniup peluit sebelum gol terjadi sehingga membiarkan Giresse menjebol gawang Kuwait yang dikawal Al Tarabulsi.

Gol yang disahkan wasit Miroslav Stupar membuat pemain Kuwait protes. Bahkan Presiden Asosiasi Sepakbola Kuwait (KFA) Sheikh Fahid Al-Ahmad Al-Sabah bangkit dari podium VIP stadion mendukung para pemain Kuwait.

Al Sabah yang terbunuh dalam invasi Irak ke Kuwait pada 1990 itu memprotes keras wasit dan menginstruksikan seluruh pemain Kuwait meninggalkan lapangan. Wasit akhirnya mengubah keputusannya dan menuruti keinginan sang pangeran. Sedangkan kubu Prancis tidak paham mengapa gol pemain mereka dianulir begitu saja.

Namun, Prancis tetap menang 4-1 dalam laga tersebut. Gol Maxime Bossis di menit ke-90 seolah menggantikan gol Giresse. Sementara FIFA mendenda Al Sabah 14.000 dollar AS dan sang wasit diskors.

Editor : Achmad Syukron Fadillah

Halaman : 1 2 3 4