MotoGP

Rossi Kecewa Pedrosa Putuskan Pensiun dan Tolak Gabung Yamaha

Fitradian Dhimas Kurniawan · Jumat, 13 Juli 2018 - 09:19 WIB

Pembalap tim MotoGP Movistar Yamaha Valentino Rossi menyayangkan keputusan Dani Pedrosa untuk pensiun di akhir musim 2018. (Foto: ESPN)

HOHENSTEIN-ERNSTTHAL, iNews.id - Pembalap tim MotoGP Movistar Yamaha Valentino Rossi menyayangkan keputusan Dani Pedrosa untuk pensiun di akhir musim 2018. Sebelum memutuskan pensiun Pedrosa mendapat tawaran menunggangi kuda besi tim satelit anyar Yamaha, SIC Petronas Racing.

Pedrosa telah menjadi lawan Rossi sejak 2006, meski prestasi terbaik pembalap asal Spanyol itu di MotoGP hanya menjadi runner-up sebanyak tiga kali. Rossi menilai Pedrosa layak menjadi juara dunia. Pedrosa mengumumkan keputusan pensiun jelang balapan Grand Prix (GP) Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (15/7/2018). 

“Keputusan Dani untuk pensiun sangat disayangkan, karena MotoGP bakal kehilangan salah satu rider terhebat. Sayang Dani tidak pernah menjadi juara dunia MotoGP. Dia layak menjadi juara dunia setidaknya satu kali,” ujar Rossi kepada Crash.net.

Rossi terkejut atas keputusan Pedrosa menolak pinangan SIC Petronas Racing. The Doctor awalnya berharap Pedrosa dapat memberi inputan positif agar tim satelit Yamaha tersebut dapat bersaing dengan lainnya.

“Keputusannya bersifat pribadi. Saya tak mengira dia pensiun dan tidak bergabung dengan Yamaha. Dia berubah pikiran setelah memikirkannya matang-matang,” ujar rider asal Italia itu.

Sedangkan untuk GP Jerman akhir pekan ini, rider berusia 39 tahun itu bertekad untuk meraih hasil positif. Terlebih, performanya pada GP Jerman tahun lalu tak terlalu cemerlang. Saat itu, Pedrosa hanya sanggup finis di urutan kelima.

“Tahun lalu balapan kami cukup buruk dan kesulitan untuk bersaing. Tahun lalu kami menderita akibat motor yang sulit untuk menikung di lintasan sempit seperti Sachsenring. Saya harap sekarang kami dapat meraih hasil yang lebih baik,” ungkapnya.

Terkait jalannya GP Jerman nanti, Rossi menilai pembalap Repsol Honda Marc Marquez bakal sulit untuk dikalahkan. Pemuncak klasemen sementara itu sudah menang di Sachsenring sebanyak sembilan kali.

“Marc sangat tangguh di lintasan yang sempit dan memiliki kecepatan medium. Entah kami kalah di satu bagian atau di berbagai sektor. Saya memang menempati posisi kedua klasemen tapi jarak dengan Marc sudah cukup jauh jadi kami hanya berkonsentrasi pada balapan dan coba untuk bersaing,” ujarnya.


Editor : Achmad Syukron Fadillah

KOMENTAR