Piala Dunia 2018

Lahm Wakili Jerman Serahkan Kembali Trofi Piala Dunia ke FIFA

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Jumat, 13 Juli 2018 - 17:07 WIB
Lahm Wakili Jerman Serahkan Kembali Trofi Piala Dunia ke FIFA

Mantan pemain tim nasional Jerman Philipp Lahm bakal mewakili negaranya untuk menyerahkan trofi Piala Dunia. (Foto: Trandsmap)

MOSKOW, iNews.id - Mantan pemain tim nasional Jerman Philipp Lahm bakal mewakili negaranya untuk menyerahkan trofi Piala Dunia 2018. Trofi tersebut bakal menjadi rebutan Prancis dan Kroasia yang akan bertemu pada babak final di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (15/7/2018). 

Selaku juara bertahan, sudah seharusnya Jerman mengirimkan wakil untuk menyerahkan trofi ke juara baru. Lahm yang diberi tugas tersebut mengaku bakal sedih harus memberi trofi ke negara lain. Tetapi, dia yakin kegagalan Der Panzer di Piala Dunia 2018 bakal menjadi cambuk penyemangat untuk merebutnya kembali.

"Saya menyerahkan kebanggaan sepak bola Jerman selama empat tahun itu. Keadaan yang akan menyedihkan, namun juga menjadi penyemangat bagi kami,” kata Lahm di laman resmi FIFA.

Mantan kapten Jerman itu merasa terhormat untuk menyerahkan trofi kepada tim juara. Apalagi hanya segelintir orang saja yang dapat berbangga diri mengangkat trofi tersebut.

"Momen itu akan luar biasa karena saya menyerahkan trofi asli. Sebagai kapten, Anda akan mengalami momen langka yang hanya sejumlah orang dapat merasakannya. Seperti Fritz Walter, Franz Beckenbauer dan Lothar Matthaus, serta Bobby Moore, Carlos Alberto, Daniel Passarella, Dino Zoff, Diego Maradona, Carlos Dunga, Didier Deschamps, Cafu, Fabio Cannavaro dan Iker Casillas juga melakukannya,” ujarnya.

Lahm cukup terkejut tim Amerika Selatan seperti Brasil, Argentina dan Uruguay gagal melaju lebih jauh. Bahkan, seluruh tempat semifinal diisi oleh empat negara Eropa. Dia menilai infrastruktur liga yang lebih tertata dengan baik di Eropa menjadi faktor.

“Saya terkejut tidak ada tim asal Amerika Selatan yang lolos ke semifinal karena negara seperti Brasil, Argentina dan Uruguay selalu memiliki pemain bertalenta hebat. Tetapi, Eropa memiliki infrastruktur terbaik dan liga di Inggris, Jerman, Italia, Spanyol dan Prancis lebih menarik serta menguntungkan. Dengan menjadi rumah pemain terbaik di dunia, tim nasional diuntungkan dengan liga yang kompetitif," ucapnya.


Editor : Achmad Syukron Fadillah