Anderson Tundukkan Isner Dalam Semifinal Wimbledon Terlama

Antara · Sabtu, 14 Juli 2018 - 07:42 WIB

Kevin Anderson (Foto: Sporting News)

LONDON, iNews.id – Petenis Kevin Anderson mencapai final grand slam Wimbledon untuk pertama kalinya setelah mencatat kemenangan 7-6(6), 6-7(5), 6-7(9), 6-4, 26-24 atas John Isner pada semifinal di London, Jumat (13/7/2018).

Setelah bertahan selama enam jam 36 menit, yang merupakan pertandingan semifinal terlama di All England Club, apakah pemain berusia 32 tahun itu masih sanggup berdiri masih menjadi tebakan penonton.

Saat semua itu sudah selesai, tidak ada raungan liar, tidak ada tarikan kepalan tangan, dan tidak ada pengangkatan tangan dalam merayakan kemenangan, yang dilakukan Anderson adalah memberi pelukan simpati kepada Isner, setelah dia tampil sebagai pemenang dalam pertandingan terlama kedua yang pernah terjadi di All England Club.

“Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan saat ini. Bermain seperti itu dalam kondisi seperti itu, sangat sulit bagi kami berdua. Pada akhirnya anda merasa seperti berakhir imbang, tapi seseorang harus menang," kata Anderson

Pesona Anderson sudah terlihat di ajang ini setelah secara sensasional dia mengalahkan juara bertahan Roger Federer dalam pertandingan yang berlangsung lima set. Namun, dia tetap memuji lawannya, Isner.

“John seorang pria hebat dan saya sungguh bersimpati padanya. Jika saya berada di sisi sebaliknya, saya tidak tahu bagaimana Anda dapat bermain selama itu dan tampil sebagai pemenang. Melewati seperti itu sangat berbeda,” ujarnya.

"Saya sudah mengenal John sejak lama, dia pria hebat. Sejujurnya dia mendorong saya melewati karier saya dan dia juga memiliki hal hebat. Saya mendorong saya sendiri lebih keras karena keberhasilan yang telah dia miliki.

Anderson membutuhkan lima set yang mengoyak urat syaraf untuk mengungguli petenis Amerika Serikat itu dan menjadi petenis Afrika Selatan pertama yang mencapai final Wimbledon dalam 97 tahun. Brian Norton merupakan pria Afrika Selatan terakhir yang mencapai final pada 1921.

Duel yang sangat panjang harus dilewati selama enam jam 36 menit, terlama kedua setelah pertarungan Isner melawan Nicolas Mahut pada 2010  selama 11 jam lima menit,


Editor : Abdul Haris

KOMENTAR