Lihat Prancis Juara Piala Dunia 2018, Laporte Cemburu

Haryo Jati Waseso ยท Senin, 23 Juli 2018 - 13:45 WIB
Lihat Prancis Juara Piala Dunia 2018, Laporte Cemburu

Bek Manchester City Aymeric Laporte. (Foto: Sky Sports)

MANCHESTER, iNews.id - Bek Manchester City Aymeric Laporte mengaku cemburu melihat tim nasional Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018. Sang pemain memang tak dipanmggil Didier Deschamps untuk memperkuat Les Blues di Rusia.

Laporte hingga saat ini memang masih belum pernah bermain dengan timnas senior Prancis, meski sebelumnya cukup sering berlaga di tim kelompok umur. Sebenarnya, pemain berusia 24 tahun itu baru dua kali dipanggil oleh timnas Prancis.

Ketika itu, dia dimasukkan skuat yang akan menghadapi Bulgaria dan Belanda di kualifikasi Piala Dunia 2018, Oktober 2016. Namun, saat itu Deschamps tak menurunkannya.

Akhirnya saat penentuan 24 pemain yang akan berlaga di Rusia, nama Laporte tak dibawa. Padahal, performanya dengan Manchester City musim lalu cukup bagus. Ternyata, tanpanya Prancis malah berhasil menjadi juara dunia.

Pada laga final, tim Ayam Jantan mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 di Stadion Luzhniki, Minggu (15/7/2018). Laporte pun tak bisa menyembunyikan perasaannya ketika melihat Prancis merebut titel Piala Dunia kedua mereka itu.

“Sejujurnya, saya sangat cemburu. Keputusan sudah dibuat dan Anda hanya harus bisa menerimanya. Itulah yang terjadi di sepak bola,” ujar mantan penggawa Athletic Bilbao itu dikutip Sky Sports.

“Bagi saya bukan sebuah kejutan tak bisa terlibat di dalamnya. Saya tak masuk pada skuat pendahuluan. Namun, memang sedikit mengecewakan tak mampu terlibat di dalamnya,” kata pemain yang memiliki darah Basque itu.

Laporte baru datang ke City pada Januari lalu. Secara keseluruhan dia bermain 13 kali di semua ajang musim ini. Namun, dia merasa telah mengalami perkembangan yang signifikan dengan klub barunya itu.

“Selama 6 bulan di sini, saya merasa sangat baik. Ini merupakan kepindahan yang hebat, sempurna bagi saya. Pep (Guardiola) adalah pelatih terbaik di dunia, dia selalu menolong saya untuk lebih baik dan berkembang,” tuturnya.

“Ya, dia memang penuntut tapi tak menakutkan. Dia memiliki gaya permainan yang bisa dinikmati dan saya pikir bisa terus berkembang dengan cara bermain tim. Sangat nyaman melakukan apa yang dia inginkan dari saya,” ucap Laporte.


Editor : Haryo Jati Waseso