Piala Super Spanyol

Kalah dari Barcelona, Pelatih Sevilla: Hasil Ini Cukup Kejam

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Senin, 13 Agustus 2018 - 08:28 WIB
Kalah dari Barcelona, Pelatih Sevilla: Hasil Ini Cukup Kejam

Pablo Machin (Foto: AFP)

TANGIER, iNews.id – Pelatih Sevilla Pablo Machin meradang atas kekalahan 1-2 armadanya dari Barcelona pada Piala Super Spanyol di Stadion Grand Stade de Tangier, Maroko, Senin (13/8/2018) dini hari WIB. Dia menilai kekalahan itu tak menunjukkan performa asli Sevilla.

Sevilla sempat unggul terlebih dahulu di menit kesembilan, berkat gol dari Pablo Sarabia. Namun berbalik kalah lewat gol Gerard Pique (42), dan Ousmane Dembele (78).

“Hasil ini cukup kejam, karena pertandingan tidak hanya tentang skor akhir tetapi juga performa secara keseluruhan. Kami akan meneruskan aspek positif yang telah kami persiapkan untuk laga kali ini,” kata Machin di laman resmi Sevilla.

Pelatih berusia 43 tahun itu sadar tidak mudah untuk menaklukkan Barcelona. Tetapi, Machin menganggap timnya telah bekerja dengan baik setelah beberapa kamli membongkar pertahanan Blaugrana.

“Mereka pastinya lebih menguasai bola. Tetapi, kami bisa melukai mereka dengan serangan balasan. Dapat menujukkan semangan kami dengan menciptakan peluang merupakan prestasi tersendiri,” ujar mantan pelatih Girona itu.

Keadaan itu membuat Machin tetap bangga terhadap performa Sevilla. Dia menilai timnya itu sudah melaksanakan strategi awal, meski memang tak meraih hasil sesuai keinginan.

“Rencana kami sejak awal adalah selalu solid meski tak menguasai bola. Dengan cara itu pula kami mendapat peluang. Saya puas mereka bisa mengikuti instruksi,” tutur pelatih yang baru menangani Sevilla pada musim ini.

Sevilla sempat mendapat peluang emas di akhir laga ketika mendapat hadiah penalti. Sayang, sepakan Wissam Ben Yadder dari titik putih dimentahkan Kiper Barcelona Marc-Andre Ter Stegen. Namun, Machin tetap mengapresiasi upaya pemainnya itu.

“Saya mengganti strategi dan mereka melaksanakannya dengan menunjukkan semangat pantang menyerah. Penalti yang tidak berhasil itu sangat kejam, tetapi keadaan tersebut merupakan bagian dari permainan,” kata Machin.


Editor : Abdul Haris