Raih Perak Estafet, Zohri Dkk Harus Dijaga untuk Olimpade 2020

Reynaldi Hermawan ยท Jumat, 31 Agustus 2018 - 02:30 WIB
Raih Perak Estafet, Zohri Dkk Harus Dijaga untuk Olimpade 2020

Lalu Muhammad Zohri Dkk berhasil meraih medali perak di nomor estafet 4x100 meter putra Asian Games 2018, Kamis (30/8/2018). (Foto: Inasgoc/Andika Wahyu)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Gemuruh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) memuncak setelah empat pelari Indonesia merebut medali perak nomor estafet 4X100 meter putra, Kamis (30/8/2018) malam. Lalu Muhammad Zohri, Bayu Kertanegara, Eko Rumbawan, dan Fadlin menjadi aktor yang membanggakan bangsa itu.

Zohri dan kawan-kawan berhasil mencatatkan waktu 38,77 detik, sementara tim pelari Jepang yang meraih medali emas berhasil finis lebih cepat dengan catatan waktu 38,16 detik. Rekornya hanya terpaut 0,61 detik. Chef de Mission (CdM) Syafruddin menyambut bangga dan mengapresiasi pencapaian luar biasa itu.

"Ini prestasi yang sangat membanggakan karena nomor 4X100 meter ini menjadi ajang lomba lari bergengsi dunia. Pelari kita, Zohri dan kawan-kawan, rata-rata masih muda, usianya baru 18 tahunan. Sementara lawannya yang turun adalah pelari senior kelas dunia. Jadi ini prestasi besar atlet kita," kata Syafruddin setelah memberi selamat kepada tim pelari estafet ini, di Stadion Utama GBK, Jakarta.

BACA JUGA: Zohri Dkk Sumbang Medali Perak Asian Games 2018

Tak hanya sekadar menyumbang medali perak, Zohri dan kawan-kawan juga membuat rekor baru dengan catatan waktu 38,77 detik. Rekor mereka sebelumnya adalah 39,03 detik. Bahkan, prestasi Zohri dan kawan-kawan ini menjadi sangat bersejarah karena medali yang sama, diraih pelari Indonesia 52 tahun silam, saat Asian Games di Bangkok, Thailand.

"Tadi kita menyaksikan perjuangan atlet kita bersama Sekjen PASI dan Ketua KOI. Saya sampaikan kepada Pengurus PASI, kita akhirnya bisa meraih prestasi ini setelah sekian tahun penantian dan usaha keras. Kita harus rawat baik-baik atlet kita menuju olimpiade 2020," ujar Syafruddin.

Bagi tim Indonesia, medali di lomba lari estafet 4X100 meter putra ini adalah medali perak kedua dari cabang atletik Asian Games 2018. Pelari putri Nova Emilia sebelumnya juga membuat kejutan dengan meraih perak dari nomor lari halang rintang 100 meter putri. Sedangkan Sapwaturrahman, berhasil meraih medali perunggu pada nomor lompat jauh putra.

"Saya rasa perolehan medali kita cukup menggambarkan prestasi terbaik tim Indonesia saat ini. Sudah ada 90 medali. Ini adalah rekor terbaik capaian Indonesia dalam event olahraga internasional apapun. Kita bangga dan mensyukuri ini sebagai kerja besar seluruh anak bangsa," kata Syafruddin.


Editor : Zen Teguh