Liga Inggris

Jadi Kandidat Pelatih MU, Nuno Espirito Santo Membantahnya

Haryo Jati Waseso · Jumat, 14 September 2018 - 23:10 WIB
Jadi Kandidat Pelatih MU, Nuno Espirito Santo Membantahnya

Pelatih Wolverhampton Wanderers Nuno Espirito Santo. (Foto: Daily Star)

WOLVERHAMPTON, iNews.id - Pelatih Wolverhampton Wanderers Nuno Espirito Santo dikabarkan menjadi kandidat pelatih Manchester United jika Jose Mourinho benar-benar dipecat. Namun, pembesut asal Portugal itu membantah kemungkinan tersebut.

Nuno merupakan aktor utama dibalik kesuksesan Wolverhampton Wanderers promosi ke Premier League. Tangan dinginnya membawa John Ruddy dkk menjadi pemuncak klasemen akhir Championship Division 2017/2018.

Pencapaian Si Serigala di Premier League musim ini pun cukup mengesankan. Dari 4 laga terakhir mereka mengumpulkan masing-masing satu kemenangan dan dua hasil imbang.

Kemenangan itu didapat pada pertandingan terakhir menghadapi West Ham United di London Stadium, Sabtu (1/9/2018). Klub yang berkandang di Stadion Molineux itu pun berada kini di posisi ke-11 klasemen sementara.

“Anda tahu saya. Saya tak mau membicarakannya. Itu tak masuk akal. Sekarang bukan saatnya memikirkan hal itu. Saya tak mau melakukannya. Saya tak akan mengacuhkan,” ujarnya dilansir Sky Sports.

Santo pun enggan memikirkan kemungkinan dia melatih MU di masa mendatang. Menurutnya, dia melakukan segala hal selangkah demi selangkah dan kini fokusnya hanya untuk Wolverhampton.

“Saya tak melakukannya seperti itu. Saya memilih sedikit demi sedikit. Saya tahu apa yang harus dilakukan besok, mempersiapkan anak-anak dan tim dengan baik untuk laga berat melawan Burnley. Saya memandang masa depan hari demi hari,” tuturnya.

Pelatih berusia 44 tahun itu memang menjadi salah satu pelatih muda yang memiliki masa depan cemerlang. Dia berhasil membawa klub kecil Portugal Rio Ave ke final Piala Portugal dan Piala Liga serta lolos ke Liga Europa.

Dia pun sempat menangani klub Spanyol Valencia, sebelum kemudian membesut Porto. Nuno pun mulai menangani Wolverhampton sejak 31 Mei 2017. Sementara itu, MU memang berpeluang memecat Mourinho.

Kompatriot Nuno itu memang kesulitan meningkatkan performa Setan Merah, setelah sempat mengalami kekalahan beruntun dari Brighton & Hove Albion serta Tottenham Hotspur.

Meski sempat mengalahkan Burnley 2-0 di Turf Moor, Minggu (2/9/2018), hasil negatif bisa membuat masa depan Mou berada di ujung tanduk. Saat itu, MU berada di posisi ke-10 klasemen sementara.


Editor : Haryo Jati Waseso