Asian Para Games 2018

Libatkan Penyandang Disabilitas, INAPGOC Siapkan Ojek Roda Tiga

Antara · Sabtu, 15 September 2018 - 15:10 WIB
Libatkan Penyandang Disabilitas, INAPGOC Siapkan Ojek Roda Tiga

Asian Para Games (Foto: Laman Resmi Asian Para Games)

JAKARTA, iNews.id - Jelang dimulainya Asian Para Games 2018, 8 Oktober mendatang, pihak panitia penyelenggara (INAPGOC) akan melibatkan penyandang disabilitas yang memiliki kendaraan roda tiga. Mereka akan diberdayakan sebagai ojek di Gelora Bung Karno (GBK).  

Direktur Transportasi INAPGOC Adrianto Djokosoetono di Jakarta, Sabtu (15/9/2018) mengatakan bagi pemilik kendaraan roda tiga ini nantinya memberikan layanan transportasi bagi pengunjung disabilitas khususnya pengguna kursi roda yang akan menyaksikan pertandingan di kawasan GBK.

"Asian Para Games ini pesta olahraga bagi saudara-saudara disabilitas, untuk itu bukan hanya atlet maupun ofisial yang terlibat. Namun, masyarakat biasa penyandang disabilitas kita libatkan juga secara aktif untuk lebih merasakan atmosfir pesta olahraga ini, termasuk para pengunjung atau penonton disabilitas," katanya.

Dia mengungkapkan saat ini sudah ada 40 unit motor dengan modifikasi khusus milik individu penyandang disabilitas, dengan 30 di antaranya berasal dari Jakarta dan 10 kendaraan lainnya sengaja didatangkan dari Yogyakarta.

"Kebetulan saudara kita yang di Yogyakarta, mereka memang sudah memiliki layanan khusus ojek disabilitas, sehingga kita undang mereka ke Jakarta untuk turut berpartisipasi," ujar Adrianto.

Dia pun menjelaskan ojek kendaraan roda tiga ini akan memulai aktivitasnya di kawasan GBK mulai pembukaan hingga berakhirnya perhelatan, di mana untuk mendapatkan layanan ini pengunjung akan melalui shuttle khusus difabel.

"Pengunjung disabilitas memiliki parkir khusus di area GBK ini. Di situ nanti akan ada shuttle bagi mereka yang ingin merasakan jasa pengantaran dari kendaraan modifikasi khusus ini ke venue-venue yang ada dikawasan GBK. Fasilitas ini free untuk pengunjung," tuturnya.

Sementara itu, salah satu penyandang disabilitas, Mia mengaku keikutsertaannya pada Asian Para Games selain untuk berpartisipasi juga digunakannya untuk mensosialisasikan kendaraan modifikasi khusus ini.

"Kami berharap kendaraan kita ini bisa mendapatkan tempat di masyarakat umum, karena tempat parkir untuk kendaraan seperti ini tidak ada. Untuk parkir di sebuah tempat, saya harus terlebih dulu bernegosiasi, karena untuk mobil kita tidak boleh masuk dan untuk motor tidak muat," katanya.

Asian Para Games 2018 akan diikuti 2.886 atlet dari 41 negara. Mereka akan bertanding pada 18 cabang olahraga yang telah ditetapkan. Kejuaraan pendamping Asian Games ini juga menjadi kualifikasi bagi atlet yang akan turun di Paralimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.


Editor : Haryo Jati Waseso