Jepang Terbuka 2018

Ini Penyebab Kekalahan Greysia/Apriyani dari Duo Jepang di Semifinal

Reynaldi Hermawan · Sabtu, 15 September 2018 - 16:07 WIB
Ini Penyebab Kekalahan Greysia/Apriyani dari Duo Jepang di Semifinal

Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu kalah 12-21 dan 18-21 dari duo Jepang Fukushima/Sayaka Hirota pada semifinal Jepang Terbuka 2018 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Sabtu (15/9/2018) siang WIB. (Foto: PBSI)

TOKYO, iNews.id – Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu tersingkir dari Jepang Terbuka 2018 setelah kalah 12-21 dan 18-21 dari duo Jepang Fukushima/Sayaka Hirota pada semifinal di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Sabtu (15/9/2018) siang WIB. Menurut mereka, kelelahan menjadi penyebab utama hasil minor tersebut. 
 
Pada laga tersebut, Greysia/Apriyani bermain selama 69 menit. Padahal sebelumnya, di babak 16 besar, mereka juga bertanding 76 menit melawan pasangan Jepang Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata dan menang dengan skor 14-21, 21-16, 21-10. 
 
Kemudian di perempat final pasangan peringkat empat dunia itu menempuh 97 menit untuk mengalahkan Stefani Stoeva/Gabriela Stoeva (Bulgaria) dengan skor 19-21, 21-17, 21-12. Wajar rasanya jika di laga semifinal tadi, Gryesia/Apriyani merasa sangat lelah dan hilang konsentrasi. 
 
“Pertandingan sebelumnya punya durasi panjang yang tentu berpengaruh ke pertandingan kami hari ini. Dari segi fisik, kami lelah. Di game kedua, lawan juga kelihatan sudah menurun, kami sama-sama capek. Saat itu memang cuma adu pikiran. Kami kalahnya di situ. Secara keseluruhan tidak ada yang lebih unggul dari segi teknik,” ungkap Greysia dikutip laman resmi PBSI. 
 
Dengan sisa-sisa tenaga yang ada pada game kedua, peluang menciptakan rubber game sempat terbuka saat Greysia/Apriyani memimpin 17-14. Namun reli-reli panjang tak dapat dihindari, membuat stamina mereka benar-benar terkuras dan akhirnya kembali kalah. 
 
“Sebetulnya kami sudah coba di game kedua. Kami tidak mau kalah dan salah. Tapi mereka (pasangan Jepang) mau tahan terus supaya jangan sampai rubber game,” kata Greysia. 
 
Dengan kegagalan tersebut, wakil Indonesia kini tersisa satu, yakni ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang saat ini tengah bertarung melawan duo China Jiting He/Qiang Tan.


Editor : Abdul Haris